Menko Luhut lobi Jepang bangun kereta semi cepat Jakarta-Surabaya

Jumat, 7 Oktober 2016 21:31 Reporter : Idris Rusadi Putra
Menko Luhut lobi Jepang bangun kereta semi cepat Jakarta-Surabaya kereta cepat jepang. ©blogspot.com

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan berharap pihak Jepang bisa mengerjakan proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya. Hal ini diucapkan Luhut saat bertemu Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

"Kami sudah menyampaikan surat resmi kepada Pemerintah Jepang untuk dapat mengerjakan proyek ini. Secara pribadi saya yakin teknologi Jepang tepat untuk proyek ini," kata Luhut saat diwawancara wartawan Jepang seperti ditulis dalam keterangannya, Jumat (7/10).

Selain bertemu Abe, Luhut mengadakan serangkaian pertemuan dengan Menteri Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang Keiichi Ishii, Wakil Menteri Luar Negeri Jepang Shinsuke Sugiyama dan beberapa anggota muda Liga Parlemen Jepang Indonesia. Kepada media Jepang yang mewawancarainya, Menko Luhut mengatakan bahwa dalam pertemuannya dengan PM Abe, selain kereta cepat ada beberapa hal yang dibahas, antara lain kerja sama ekonomi kemaritiman, peluang investasi di Indonesia, masalah Laut Cina Selatan dan beberapa hal lain.

"Kereta ini adalah kereta semi cepat dengan kecepatan 180-200 km/jam, jadi untuk jarak Jakarta-Surabaya diharapkan bisa ditempuh dalam waktu sekitar 3,5 jam. Jalurnya akan berupa rel ganda, yang memungkinkannya untuk dimanfaatkan juga guna membantu operasi angkutan peti kemas dry port antara Jakarta-Semarang-Surabaya," kata Menko Luhut.

Luhut berharap, Jepang bisa melakukan alih teknologi kepada Indonesia dan mematuhi peraturan di Indonesia yang memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri.

Selain kereta semi cepat, Luhut juga berharap agar Jepang berinvestasi di wilayah East Natuna yaitu di bidang minyak dan gas dan di sektor maritim lainnya. "Selain itu, kami juga menyampaikan bahwa negara Anda bisa berinvestasi di banyak tempat di Indonesia, termasuk di Kepulauan Natuna, Saumlaki, Nias, Sorong dan Bitung," ujarnya.

Pembangunan pelabuhan di beberapa wilayah juga akan dilakukan dengan kerjasama kedua negara. Progres Blok Masela pun turut dibicarakan dengan PM Abe. Kerja sama di bidang pendidikan dan pelatihan tenaga kerja juga dibicarakan dalam pertemuan tersebut. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini