Menko Darmin beberkan keuntungan pengucuran KUR ke sektor penggilingan padi
Merdeka.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution menyebut bahwa pemberian KUR (Kredit Usaha Rakyat) untuk pengadaan penggilingan dan dryer kepada Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) akan menguntungkan semua pihak. Pertama, pengusaha diuntungkan karena memiliki penggilingan dan dryer yang berkualitas.
"Kalau ada dryer, itu panen apalagi waktu hujan, itu petani tertolong karena dia kemudian tidak panik menjualnya sedangkan padi masih basah. Karena yang membeli nya ada. Itu manfaatnya pengusaha itu punya penggilingan dan punya dryer," ujar Darmin di Kantornya, Jakarta, Jumat (6/4).
Kedua, pengusaha nantinya akan dihubungkan langsung dengan Perum Bulog untuk membeli langsung hasil panen atau produksi pengusaha. Dengan langkah ini, pemerintah yakin stok Bulog ke depan dapat terjaga.
"Setelah panen dia dikeringkan, bisa disimpan, bisa juga digiling. Jadi jualnya ke Bulog, tidak harus serta merta tapi kesepakatannya itu akan dijual ke Bulog. Kedua Bulog juga diuntungkan karena dia kan punya stok lebih banyak," jelasnya.
Sementara itu, bagi konsumen hal ini juga menguntungkan karena beras yang akan dijual lebih berkualitas kerena telah melewati proses penggilingan dan pengeringan yang sesuai standar. "Konsumen diuntungkan karena gabah lebih bagus kerena ada pengeringnya kalau gabah lebih bagus bisa disimpan. Atau kalau mau langsung digiling, berasnya lebih bagus," jelasnya.
Mantan Direktur Jenderal Pajak tersebut menambahkan, pemberian KUR akan diberikan kepada pengusaha yang tergolong pengusaha kecil dengan produksi 8 sampai 10 ton perhari. "Penggilingan kecil itu banyak, bisa ribuan. Perusahaan kecil-kecil itu yang kapasitasnya 8 ton sehari 10 ton," tandasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya