Menkeu akui OTT pejabat pajak lemahkan kepercayaan pada DJP
Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan HS, pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan akan berpengaruh terhadap melemahnya kepercayaan masyarakat terhadap instansi pengumpul pajak negara tersebut. Dengan kepercayaan yang rendah, maka semakin susah mengajak masyarakat untuk membayar pajak.
"Kondisi kepatuhan wajib pajak kita, kepercayaan yang masih kurang, menciptakan berbagai macam hasil yang makin sulit antara wajib pajak dengan petugas pajak. Termasuk prasangka negatif. Kemarin ada Gayus, sekarang HS atau apa lah namanya itu," kata Menteri Sri di Jakarta, Rabu (23/11).
Hal ini, lanjutnya, akan berpengaruh terhadap kemampuan pemerintah dalam mengindentifikasi basis pajak. Meski begitu, dia menaruh harap pada program pengampunan pajak (Tax Amnesty) agar bisa membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk patuh dalam membayar pajak.
"Jika Tax Amnesty bisa menciptakan suatu lembar baru, dari sisi hubungan kepercayaan. Ini akan positif bagi sentimen ekonomi. Pertumbuhan ekonomi juga akan positif karena hasil pajak bisa kita gunakan untuk pembangunan infrastruktur," imbuhnya.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap salah seorang pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak. KPK juga menyita uang yang diduga digunakan untuk pengurangan pajak dari seorang wajib pajak.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya