Menhub pastikan pilot pembawa anak istri dan Lion Air dapat hukuman

Sabtu, 27 Mei 2017 14:30 Reporter : Anggun P. Situmorang
Menhub pastikan pilot pembawa anak istri dan Lion Air dapat hukuman Thai Lion Air. Saugy Riyandi©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Perhubungan memastikan pilot pembawa istri dan anak ke dalam kokpit serta Lion Air akan mendapat hukuman. Hal ini agar kejadian tidak berulang di masa mendatang.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap pilot Lion Air yang membawa istri dan anak ke dalam kokpit pesawat. Menhub Budi menegaskan pilot tersebut, akan dijatuhi hukuman sesuai dengan hasil penyelidikan.

"Pilotnya bisa digrounded (dilarang terbang). Kita akan lihat nanti. Masih ada penyelidikan nanti dengan pilotnya," ujar Menhub Budi saat ditemui usai melakukan peletakan batu pertama Dermaga Merak di Banten, Sabtu (27/5).

Sementara, untuk Lion Air, Menhub Budi memastikan akan memberikan teguran. Diharapkan teguran bisa membuat Lion Air memperbaiki layanannya. "Lion Air kita akan tegur supaya nurut dan lebih bagus," tegasnya.

Sebelumnya, seorang penumpang Lion Air bernama Citra Rienanti menulis di laman Facebook miliknya ada pilot Lion Air yang membawa masuk istri dan anaknya ke dalam kokpit dalam penerbangan. Citra sempat berdebat dengan istri pilot berinisial DR tersebut, soal boleh tidaknya seorang penumpang masuk ke dalam kokpit.

Dia menduga sudah jadi kebiasaan sang pilot membawa masuk istri dan keluarganya ke dalam kokpit. Hal ini dinilai berbahaya, apalagi ada ratusan penumpang dalam pesawat JT 015 dari Denpasar ke Jakarta yang ditumpanginya.

Tulisan Citra ini segera menjadi viral di media sosial. Lion Air mengaku sudah menghubungi Citra untuk meminta maaf.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini