Mengapa ikan harus dikarantina sebelum di ekspor atau impor? ini penjelasannya

Jumat, 29 September 2017 14:09 Reporter : Hery H Winarno
Mengapa ikan harus dikarantina sebelum di ekspor atau impor? ini penjelasannya pasar ikan aceh. merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Pernahkan anda mendengar karantina ikan? Apa ya tujuannya dan siapa yang berwenang melakukannya?

Karantina ikan adalah suatu tindakan sebagai upaya mencegah tersebarnya hama dan penyakit yang terdapat pada ikan, yang apabila tersebar dapat membahayakan kesehatan manusia sebagai konsumen dan lingkungan hidup, termasuk berbahaya bagi jenis ikan lain. Upaya pencegahan ini tidak hanya dilakukan terhadap pergerakan atau lalu lintas hasil perikanan dari suatu wilayah ke wilayah lain di dalam negeri, namun juga antar negara, baik ekspor maupun impor.

Di Indonesia, lembaga yang berwenang menjalankan tugas ini adalah badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan atau disingkat BKIPM. Lembaga ini berada di dalam lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), lihat situsnya di www.bkipm.kkp.go.id.

Dalam menjalankan kerjanya BKIPM menempatkan para petugasnya yang andal di berbagai pintu masuk-keluar suatu wilayah, seperti bandara dan pelabuhan. Di lokasi-lokasi ini para petugas BKIPM melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap komoditas perikanan yang dilalulintaskan, baik masuk maupun keluar.

Tujuannya tentu saja untuk memastikan bahwa semua komoditas perikanan memiliki standar mutu dan kesehatan ikan yang baik. Jika dalam pemeriksaan tersebut ditemukan hasil perikanan yang tidak memenuhi standar maka akan dilakukan tindakan karantina, dengan membawanya ke Instalasi Karantina Ikan (IKI) terdekat yang dimiliki oleh BKIPM untuk pemeriksaan lebih lanjut. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. BKIPM
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini