Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menengok Untung Rugi Kehadiran Blockchain di Indonesia

Menengok Untung Rugi Kehadiran Blockchain di Indonesia Blockchain. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Logistik dan Pengelolaan Rantai Pasokan, Rico Rustombi menyebut bahwa blockchain akan tetap tumbuh di Indonesia, baik didukung atau tidak oleh mekanisme pasar. Pasar blockchain dinilai menciptakan bisnis model baru di masa depan dan dipastikan tetap bergerak meski sampai saat ini belum didukung oleh regulasi pemerintah.

"Kalau ditanya rugi ya pasti ada, tapi lebih banyak untungnya. Ruginya lebih kekacauan sistemik, misalnya kalau kripto mendominasi sistem pembayaran. Nah ini yang saya bilang, dari pada larang-larang di luar ekosistem kenapa nggak masuk bikin regulasi pemerintah," tuturnya di Jakarta, Senin (29/7).

Di sisi lain, keuntungan yang diperoleh dengan sistem blockchain ialah memangkas ongkos logistik antara konsumen dengan penyedia jasa. Selain itu, blockchain juga dapat digunakan untuk pengumpulan penggalangan dana (fund raising). "Jika nggak di manage, dampak blockchain signifikan, bisa dipakai orang untuk fundraising," ujarnya.

"Transaksinya juga nggak harus selalu pakai kripto, banyak cara. Pernah dengar hara token? Dia menciptakan bisnis baru mengkoordinir petani bagaimana petani bisa jual barang produk petani pake blockhain, lebih ke accessable pembayaran token, dapatnya token nanti baru konversi uang," tambah dia.

Persoalan regulasi blockchain memang tak hanya terjadi di Indonesia saja. Melainkan juga terjadi di sejumlah negara lain. "Untuk masalah (regulasi) memang selalu di belakang. Di negara maju pun begitu," kata dia.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP