Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mantan Menperin sebut sistem ekonomi Indonesia masih kapitalistik

Mantan Menperin sebut sistem ekonomi Indonesia masih kapitalistik

Merdeka.com - Mantan Menteri Perindustrian, Fahmi Idris mengatakan sistem politik ekonomi Indonesia masih berpihak pada pengusaha alias kapitalistik. Hal ini dinilai sangat merugikan bagi masyarakat.

"Kita sangat sangat-sangat kapitalistik. Politik ekonomi yang kita anut ini sebenarnya kapitalisme, murni kapitalisme," ungkapnya dalam diskusi di Gado-gado Boplo, Jakarta, Sabtu (3/3).

Fahmi menjelaskan, sebagian besar modal ekonomi vital semisal lahan justru dikuasai oleh segelintir orang saja. Bahkan di suatu daerah, ada pengusaha yang menguasai 5 juta hektare lahan.

"Berita terakhir, ada pengusaha yang menguasai 5 juta hektare lahan. Tidak kecil itu," tegas dia.

"Dan bukan hanya satu orang. Ada beberapa yang menguasai lahan begitu besar dan semua diam. Terutama penguasa, seperti tidak terjadi apa-apa," tambahnya.

Oleh karena itu, Fahmi mempertanyakan keberpihakan Pemerintah. Menurutnya, komitmen Pemerintah untuk berpihak kepada masyarakat harus tergambar dalam kebijakan.

"Pemerintah berpihak ke mana? Kalau Pemerintah tetap stabil mempertahankan hubungannya dengan pengusaha, maka segala macam bentuk kebijakan akan tetap begitu," katanya.

"Tidak mungkin pengusaha merampas dari rakyat. Itu karena kebijakan. Mestinya kebijakan itu kan bisa membatasi," tandasnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP