Luhut temukan kegiatan labuh jangkar ilegal di Kepulauan Riau

Sabtu, 11 Maret 2017 12:00 Reporter : Siti Nur Azzura
Luhut temukan kegiatan labuh jangkar ilegal di Kepulauan Riau Luhut Binsar Panjaitan. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan merasa terkejut saat menyaksikan kegiatan labuh jangkar dalam perjalannya menuju Pulau Tolop, salah satu pulau terluar di wilayah provinsi kepulauan Riau.

"Tadi ada sekitar 30 kapal (yang sedang labuh jangkar) di Belakangpadang. Saya tanya Gubernur, dia tidak mengetahui kegiatan ini. Menurut Gubernur pasti ada pungutannya, tapi tidak masuk ke Pemda," kata Luhut seperti dikutip laman resmi Kementerian Maritim, Sabtu (11/3).

Untuk itu, dirinya akan memanggil beberapa pihak dan lembaga terkait guna menyelesaikan masalah ini. Sebab menurutnya, kegiatan labuh jangkar ini rentan menjadi tempat penyelundupan narkoba bahkan terorisme.

"Minggu depan kita akan rapat dengan Kementerian Perhubungan, KKP, Pemda, Angkatan Laut, Bakamla, dan beberapa instansi lain. Kami juga akan diskusikan dengan IMO (Organisasi Maritim Internasional) bagaimana jalan keluarnya tapi tentunya kita akan bicarakan dan berkoordinasi lebih dahulu," imbuhnya.

Dia menambahkan, penjagaan pulau merupakan tanggung jawab Angkatan Laut RI. Dengan demikian, pihaknya akan tetap melihat aturan yang ada dan mendiskusikannya dalam rapat tersebut.

"Harus ada langkah-langkat terpadu agar perbatasan kita aman. Fokus kita saat ini bagaimana menyelesaikan masalah Pulau Tolop dan menjaga Pulau Nipa," pungkas Luhut. [sau]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini