LPEI Ajak Eksportir Curi Peluang dari Perang Dagang AS - China

Kamis, 9 Mei 2019 21:26 Reporter : Wilfridus Setu Embu
LPEI Ajak Eksportir Curi Peluang dari Perang Dagang AS - China Pelabuhan. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank menilai bahwa perang dagang Amerika Serikat (AS) - China memberikan keuntungan bagi eksportir Indonesia. Sebab, ada pengalihan permintaan sejumlah produk dari China ke negara lain, termasuk Indonesia.

Direktur Eksekutif LPEI, Shintya Roesly mengatakan, produk-produk yang berpeluang untuk diambil pasarnya oleh eksportir Indonesia antara lain produk manufaktur dan perikanan.

"Di nasabah kita, terutama yang manufacturing dengan adanya trade war (perang dagang) ini memang ada yang sebagian order lari ke Indonesia," kata dia saat ditemui di kantornya, Jakarta, Kamis (9/5).

"Antara lain furniture, perikanan. Juga misalnya tekstil," tambahnya.

Saat ini pihaknya juga aktif berkomunikasi dengan para eksportir untuk mengambil kesempatan tersebut. "Memang kita sedang bersama dengan nasabah untuk gather area-area, ruang-ruang yang ditinggalkan itu," jelasnya.

Dia menegaskan bahwa LPEI pada dasarnya tidak hanya bertugas menyalurkan pinjaman pada eksportir. LPEI juga mendapatkan mandat untuk melakukan pendampingan agar usaha para eksportir dapat lebih berkembang.

Lewat berbagai komunikasi, pendampingan, dan pendanaan, diharapkan eksportir Indonesia dapat meraup kesempatan lebih besar. Sebab, kata dia, Indonesia tentu harus berkompetisi dengan negara tetangga.

"Karena kita berebutan dengan Vietnam dan Thailand untuk mengambil pasar akibat adanya trade war," tandasnya. [idr]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini