Laba BTN 2019 Anjlok 92 Persen Jadi Hanya Rp209 Miliar

Minggu, 16 Februari 2020 17:48 Reporter : Merdeka
Laba BTN 2019 Anjlok 92 Persen Jadi Hanya Rp209 Miliar Bank BTN. ©Istimewa

Merdeka.com - PT Bank Tabungan Negara atau BTN (Persero) mencatatkan penurunan laba untuk tahun buku 2019. Penyebab penurunan laba tersebut karena perseroan melakukan bersih-bersih kredit macet.

Direktur Keuangan BTN, Nixon Napitupulu menjelaskan, laba BTN di 2019 tercatat Rp209 miliar. Angka tersebut turun 92,55 persen jika dibandingkan dengan setahun sebelumnya yang tercatat Rp2,81 triliun.

Nixon menjelaskan, penurunan laba karena perseroan menerapkan PSAK 71. Dalam PSAK tersebut, bank harus memiliki cadangan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) yang memadai dengan coverage harus di atas 100 persen di awal 2020.

Dengan adanya aturan tersebut, CKPN BTN naik cukup tinggi dari semula Rp3,3 triliun di 2018 menjadi Rp6,1 triliun di 2019.

Selain itu, BTN juga melakukan downgrade kredit berkualitas rendah, terutama di segmen komersial high rise atau apartemen. Penurunan kualitas kredit tersebut dikarenakan melambatnya penjualan apartemen.

"Ada beberapa faktor. Beratnya tantangan 2019 membuat BTN berbenah. Kita lakukan beberapa aksi salah satunya pencadangan untuk memperbaiki kinerja ke depan," kata Nixon kepada media di Jakarta, Minggu (16/2).

Pendapatan bunga BTN tercatat Rp 25,6 triliun atau naik dari periode sebelumnya yang mencapai Rp22,81 triliun. Sayangnya beban bunga juga meningkat menjadi Rp16,54 triliun dari 2018 sebesar Rp12,62 triliun.

"Tightening liquidity. Likuiditas ketat di 2019 mengakibatkan perhimpunan DPK semakin kompetitif yang berdampak pada pricing DPK," kata Nixon.

BTN mencatat pendapatan bunga bersih Rp 9,08 triliun di 2019 atau turun 12,41 persen dibanding 2018.

1 dari 1 halaman

BTN Target Pertumbuhan Kredit Capai 10 Persen di 2020

pertumbuhan kredit capai 10 persen di 2020 rev1

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menggelar Rapat Kerja Nasional untuk membahas strategi dan rencana bisnis perbankan menyambut tahun 2020. Perseroan dengan kode saham BBTN mematok target bisnis dengan berfokus pada peningkatan kualitas bisnis perbankan, baik dari sisi portofolio kredit, layanan perbankan, maupun pendanaan.

Direktur Utama BTN, Pahala N Mansury memaparkan target bisnis Bank BTN di hadapan Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo. Kredit ditargetkan tumbuh sekitar 10 persen atau sama dengan asumsi pertumbuhan kredit yang dipatok BI yaitu sekitar 10-11 persen dibandingkan tahun 2019.

Kredit tersebut menurut Pahala, akan difokuskan ke sektor perumahan khususnya KPR bagi segmen milenial. Sedangkan Dana Pihak Ketiga, Pahala ditargetkan tumbuh sekitar 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dengan mengandalkan pertumbuhan dana murah.

Tahun 2020, kami fokus pada perbaikan kualitas bisnis Bank BTN, baik portofolio kredit,funding maupun layanan ke nasabah karena itu lebih penting saat ini bagi Bank BTN untuk menghadapi peluang dan tantangan tahun 2020 dengan menyiapkan fondasi bisnis sejalan dengan model bisnis yang mengadaptasi dinamika pasar, kata Pahala dalam keterangannya, Sabtu (11/1).

Terkait dengan ketersediaan anggaran subsidi selisih bunga, Pahala menjelaskan bahwa BTN sudah menyikapinya dengan menyiapkan model bisnis untuk menjawab tantangan pasar KPR.

Kami harus lebih memperkuat porsi KPR Non Subsidi dari kalangan milenial dengan inovasi produk layanan perbankan berbasis digital yang sesuai dengan kebutuhan mereka, tegas Pahala.

Reporter: Arthur Gideon

Sumber: Liputan6.com [idr]

Baca juga:
Tanpa DP dan Harga Terjangkau, Ini Sederet Rumah Murah Sekitar Jabodetabek
Sasar Milenial, BTN Target Raup Rp3 Triliun di Indonesia Property Expo 2020
Ma'ruf Amin Minta Pengembang Perumahan Perhatikan Ketersediaan Air Bersih
Bidik Dana Murah Rp1,9 Triliun, Bank BTN Luncurkan Produk Tabungan Baru
Bank BTN Tercatat Salurkan Kredit Rp595,2 Triliun Selama 70 Tahun

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. BTN
  3. Perbankan
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini