Kurangi kecelakaan, swastanisasi KIR akan dipercepat
Merdeka.com - Bus pariwisata yang terlibat Kecelakaan maut yang terjadi di Puncak, Jawa Barat yang disebabkan karena rem blong diketahui tidak lulus Uji Kelaikan Kendaraan atau KIR. Untuk itu, Kementerian Perhubungan akan mempercepat pelaksanaan program swastanisasi KIR untuk mengurangi kecelakaan.
Direktur Angkutan dan Multimoda, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Cucu Mulyana, mengatakan dengan swastanisasi KIR perusahaan penyewaan bus bisa melakukan uji KIR di tempat-tempat yang telah direkomendasikan Kementerian Perhubungan.
"Bisa bengkel resmi yang akan melaksanakan uji KIR swasta tersebut, atau bisa ke Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM)," ujar Cucu di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (1/5).
Kemenhub akan melakukan koordinasi beberapa pihak terkait, terutama Kementerian Keuangan terkait mekanisme swastanisasi KIR. "Dengan seperti ini dilakukan percepatan swastanisasi KIR, mungkin pertengahan Mei 2017 dilaksanakan," pungkasnya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya