Kopi Indonesia Bakal Diekspor ke Karibia dan Amerika Latin

Senin, 12 Agustus 2019 19:54 Reporter : Merdeka
Kopi Indonesia Bakal Diekspor ke Karibia dan Amerika Latin kopi. shutterstock

Merdeka.com - Negara-negara Amerika Latin dan Karibia segera menikmati kopi khas Indonesia. Sebab, negara seperti Brasil, Kolombia, dan Chili tengah ditarget menjadi tujuan baru ekspor Indonesia. Komoditas utama yang akan dikirim adalah kopi dan buah-buahan.

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyebut selama ini Indonesia kurang melirik wilayah potensial tersebut. Kemenlu pun siap membantu sinergi dan memfasilitasi kemudahan ekspor produk dalam negeri.

"Pasar Amerika Latin dan Karibia merupakan pasar non-tradisional, belum maksimal dioptimalkan Indonesia," ucap Direktur Amerika II, Dirjen Amerika dan Eropa Kemenlu, Darianto Harsono di Jakarta, Senin (12/8).

Negara penghasil kopi di Amerika Latin sebetulnya sudah ada seperti Kolombia dan Brasil, tetapi produk kopi khas Indonesia diyakini bisa menjadi pesaing berkualitas. Faktor kualitas ekspor juga ditekankan ketimbang kuantitas ekspor kopi Indonesia yang notabene sudah memiliki pasar tersendiri.

"Yang namanya specialty coffee itu punya pasar dan segmen tersendiri di Amerika Selatan jadi pasar kopi kita lebih ke exclusive, single origin, dan ini yang bisa dinikmati oleh masyarakat Amerika Latin khususnya kalangan menengah ke atas," jelas Darianto.

Darianto menyebut Kemenlu memiliki 132 perwakilan di seluruh dunia untuk membantu fasilitas ekspor produk Indonesia. Dan kini bola ada di tangan eksportir untuk menggenjot ekspor. Produk potensial lainnya adalah beras organik asal Indonesia. Sekali lagi, meski di wilayah Amerika Latin sudah ada pesaing dari Vietnam dan Thailand, tetapi produk beras organik asal Indonesia diprediksi laku karena karakter pasar Amerika Latin yang suka produk sehat.

Ada pula produk-produk buah seperti manggis, nanas, pisang dan salak yang turut menarik pasar Argentina seperti yang diungkap pihak negara tersebut ketika Presiden Mauricio Macri mengunjungi Indonesia pada Juni lalu. Potensi bisnis di Amerika Latin juga ditopang oleh bebasnya tarif masuk Indonesia ke Chili menjadi nol persen.

Pihak Kemenlu juga akan memfasilitasi pertemuan bisnis antar dua wilayah pada sebuah forum internasional yang akan berlangsung pada 14-15 Oktober 2019.

"Pada bulan Oktober kami akan menyelenggarakan Indonesia-Latin America-Carribean Business Forum. Kami jadikan forum usaha kedua wilayah, yaitu Indonesia dan Amerika Selatan-Karibia untuk bertemu melakukan business matching," ujar Darianto.

Reporter: Tommy Kurnia

Sumber: Liputan6.com [idr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini