Kemenhub Imbau Warga Cek Kelaikan Bus Sebelum Liburan Nataru 2025/2026 Demi Keselamatan

Kementerian Perhubungan mengimbau masyarakat untuk cek kelaikan bus melalui aplikasi Mitra Darat sebelum bepergian liburan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 guna memastikan keselamatan perjalanan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kemenhub Imbau Warga Cek Kelaikan Bus Sebelum Liburan Nataru 2025/2026 Demi Keselamatan
Kementerian Perhubungan mengimbau masyarakat untuk cek kelaikan bus melalui aplikasi Mitra Darat sebelum bepergian liburan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 guna memastikan keselamatan perjalanan. (AntaraNews)

Menjelang periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) secara tegas mengimbau seluruh masyarakat untuk melakukan pengecekan kelaikan bus yang akan digunakan. Imbauan ini bertujuan utama untuk menjamin keselamatan perjalanan dan menekan angka kecelakaan lalu lintas selama masa krusial tersebut. Langkah proaktif ini diharapkan dapat menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman bagi semua penumpang.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, menyampaikan bahwa pengecekan status laik jalan kendaraan merupakan hal yang sangat penting. Masyarakat dapat dengan mudah memeriksa kondisi bus melalui aplikasi Mitra Darat yang tersedia di ponsel pintar masing-masing. Ini adalah upaya Kemenhub untuk memberdayakan masyarakat dalam memastikan keamanan transportasi umum.

Pentingnya kepatuhan terhadap prosedur keselamatan ditekankan oleh Aan Suhanan, terutama selama masa angkutan Nataru 2025/2026. Dengan memeriksa status kelaikan kendaraan sebelum berangkat, potensi risiko kecelakaan dapat diminimalisir secara signifikan. Kemenhub berharap masyarakat dapat kembali ke rumah dengan selamat setelah menikmati liburan akhir tahun.

Memastikan Keamanan Perjalanan dengan Aplikasi Mitra Darat

Kemenhub terus mendorong masyarakat agar aktif dalam memastikan keamanan perjalanan liburan Nataru 2025/2026, khususnya bagi pengguna moda transportasi bus. Aan Suhanan menekankan pentingnya memeriksa status kelaikan bus sebelum digunakan untuk perjalanan jauh. Pengecekan ini menjadi langkah preventif vital demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di jalan.

Proses cek kelaikan bus sangatlah mudah dan dapat diakses oleh siapa saja melalui aplikasi Mitra Darat. Fitur "Cek Laik" pada aplikasi tersebut memungkinkan pengguna untuk memasukkan nomor kendaraan bus yang akan digunakan. Setelah nomor dimasukkan, status Kartu Pengawasan (KPS) dan status Uji Berkala Elektronik (BLU-e) bus akan langsung terlihat. Ini memberikan transparansi informasi kepada calon penumpang.

Masyarakat diimbau keras untuk tidak menggunakan bus yang tidak memiliki Kartu Pengawasan atau bus yang masa berlaku uji berkala sudah habis. Penggunaan bus yang tidak laik jalan sangat berbahaya dan berpotensi menyebabkan kecelakaan serius. Oleh karena itu, memastikan bahwa bus memiliki dokumen lengkap dan status uji berkala yang valid adalah prioritas utama sebelum memulai perjalanan.

Prioritas Keselamatan dan Penurunan Angka Kecelakaan

Aspek keselamatan transportasi menjadi prioritas utama Kemenhub dalam menghadapi masa angkutan Nataru 2025/2026. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa kelancaran mobilitas dan keamanan seluruh pengguna transportasi adalah hal yang tidak bisa ditawar. Instruksi telah diberikan untuk pelaksanaan inspeksi keselamatan atau ramp check di seluruh moda transportasi.

Inspeksi ini tidak hanya mencakup kondisi fisik kendaraan, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang bertugas. Dengan demikian, Kemenhub memastikan bahwa tidak hanya bus yang laik jalan, tetapi juga pengemudi dan awak bus memiliki kondisi prima. Upaya ini merupakan bagian integral dari komitmen pemerintah untuk menekan angka kecelakaan.

Berdasarkan analisis dan evaluasi sementara dari Korlantas Polri, arus kendaraan yang meninggalkan Jakarta telah mencapai sekitar 49 persen dari total proyeksi 2,9 juta kendaraan. Kabar baiknya, angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 menunjukkan penurunan signifikan. Penurunan ini mencapai 23,23 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, menunjukkan efektivitas langkah-langkah keselamatan yang diterapkan.

Pelaksanaan Ramp Check Menyeluruh untuk Keamanan Transportasi Darat

Untuk memastikan setiap bus yang beroperasi memenuhi standar keselamatan, Kemenhub telah menginstruksikan pelaksanaan ramp check secara nasional. Inspeksi keselamatan ini dimulai sejak 7 November 2025 dan akan berlangsung hingga 2 Januari 2026. Kegiatan ini mencakup berbagai lokasi strategis untuk memastikan jangkauan yang luas.

Lokasi pelaksanaan ramp check meliputi terminal bus, pool bus, hingga jalur-jalur wisata strategis yang banyak dilalui kendaraan. Target operasi ramp check ini sangat ambisius, yaitu sebanyak 15.000 kendaraan. Dengan jumlah inspeksi yang masif ini, diharapkan potensi bus yang tidak laik jalan dapat terdeteksi dan segera ditindaklanjuti sebelum digunakan untuk mengangkut penumpang.

Melalui kegiatan ramp check, Kemenhub berupaya memastikan seluruh armada transportasi darat dalam kondisi laik operasi. Ini adalah bentuk tanggung jawab pemerintah dalam melindungi keselamatan masyarakat. Masyarakat juga diharapkan turut serta dengan melakukan cek kelaikan bus secara mandiri melalui aplikasi, sebagai pelengkap dari inspeksi yang dilakukan oleh petugas.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi