KAI Palembang Gelar Latihan P3K, Tingkatkan Kesiapan Petugas Sambut Angkutan Lebaran 2026

Jelang Angkutan Lebaran 2026, KAI Divre III Palembang bekali petugas dengan latihan P3K. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kesiapan penanganan medis darurat, memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
KAI Palembang Gelar Latihan P3K, Tingkatkan Kesiapan Petugas Sambut Angkutan Lebaran 2026
Jelang Angkutan Lebaran 2026, KAI Divre III Palembang bekali petugas dengan latihan P3K. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kesiapan penanganan medis darurat, memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang. (AntaraNews)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang secara proaktif membekali para petugasnya dengan pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya peningkatan kesiapan pelayanan menghadapi periode Angkutan Lebaran 2026/Idul Fitri 1447 Hijriah yang diperkirakan akan ramai. Pelatihan ini diselenggarakan di Palembang, Sumatera Selatan, pada hari Rabu, 11 Maret.

Manajer Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan bahwa tujuan utama pelatihan ini adalah untuk memperdalam pemahaman dan keterampilan dasar petugas. Mereka akan dilatih dalam menangani berbagai kondisi medis darurat yang mungkin terjadi, baik di lingkungan stasiun maupun selama perjalanan kereta api.

Petugas yang berada di garis depan pelayanan memiliki peran krusial dalam memberikan respons cepat apabila terjadi insiden darurat terhadap pelanggan. Kesiapan ini menjadi sangat penting mengingat peningkatan mobilitas masyarakat yang signifikan selama periode Lebaran.

Peran Penting Frontliner dalam Penanganan Darurat Medis

Aida Suryanti menegaskan bahwa frontliner merupakan garda terdepan perusahaan yang bertanggung jawab langsung dalam berinteraksi dengan pelanggan. Mereka tidak hanya menyapa dan melayani kebutuhan, tetapi juga menangani keluhan secara langsung. Oleh karena itu, pemahaman dasar mengenai pertolongan pertama menjadi esensial bagi mereka.

Dengan bekal pengetahuan P3K, petugas diharapkan dapat bertindak cepat dan tepat apabila terjadi kondisi darurat medis pada pelanggan. Respons yang sigap dan benar di awal kejadian dapat sangat memengaruhi kondisi korban sebelum bantuan medis profesional tiba.

Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan KAI dalam meningkatkan standar keselamatan dan kenyamanan perjalanan pelanggan. Terlebih lagi, periode Angkutan Lebaran selalu identik dengan lonjakan jumlah penumpang yang memerlukan perhatian ekstra.

Kolaborasi dan Materi Pelatihan P3K

Pelatihan P3K ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara KAI Divre III Palembang dengan Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang. Kolaborasi ini menghadirkan pemateri ahli, dr. Aswir Vembrinaldi, yang memiliki kompetensi dalam bidang penanganan medis darurat.

Peserta pelatihan berasal dari berbagai unsur petugas operasional dan pelayanan yang sehari-hari berinteraksi langsung dengan pelanggan. Mereka termasuk kondektur, masinis, Polsuska, prama dan prami, petugas keamanan, teknisi kereta api, petugas stasiun, hingga petugas kebersihan.

Dalam kegiatan ini, peserta menerima materi komprehensif mengenai penanganan kondisi gawat darurat. Materi tersebut mencakup teknik dasar pertolongan pertama yang harus dilakukan sebelum bantuan medis profesional tiba di lokasi kejadian.

Penilaian Cepat dan Dukungan Pos Kesehatan

Dr. Aswir Vembrinaldi menjelaskan bahwa penanganan awal dalam situasi darurat dimulai dengan penilaian cepat terhadap kondisi korban. Ini melibatkan pengamanan lokasi kejadian, pemeriksaan respons korban menggunakan metode AVPU (alert, voice, pain, unresponsive), serta pengecekan jalan napas, pernapasan, dan sirkulasi. Peserta juga dilatih penanganan luka, pendarahan, patah tulang, tersedak, hingga teknik evakuasi korban.

Kegiatan pelatihan dilanjutkan dengan praktik bantuan hidup dasar (BHD) yang intensif, diikuti sesi diskusi interaktif. Sesi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri para petugas dalam menghadapi beragam situasi darurat di lapangan secara efektif.

Sebagai bentuk dukungan layanan kesehatan komprehensif bagi pelanggan, KAI Divre III Palembang juga menyediakan pos kesehatan di sejumlah stasiun strategis. Pos-pos ini dilengkapi dengan tenaga medis terlatih dan fasilitas dasar untuk memberikan pertolongan pertama kepada penumpang yang membutuhkan. Pos kesehatan tersedia di Stasiun Kertapati, Prabumulih, Muara Enim, Lahat, dan Lubuk Linggau, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi pelanggan selama menggunakan layanan kereta api.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi