Jokowi: Tumpang Tindih Agenda Riset Sebabkan Pemborosan Harus Diakhiri
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta anggaran riset digunakan secara efektif. Dia menegaskan penggunaan anggaran riset harus memberikan hasil nyata.
"Tumpang tindih agenda riset yang menyebabkan pemborosan anggaran harus segera kita akhiri," tegas Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/12).
Kepala Negara menekankan, anggaran riset yang tersebar di berbagai Kementerian dan lembaga harus dipadukan dengan peta jalan yang benar sehingga bermanfaat bagi kemajuan negara. Jokowi juga berharap riset bisa membebaskan Indonesia dari middle income trap.
"Membawa negara kita keluar dari middle income trap menuju negara maju," tegas Jokowi.
Riset Didorong Besar-besaran
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDi tengah perkembangan teknologi yang sangat cepat, Jokowi menginginkan agenda riset didorong secara besar-besaran. Agenda riset yang diprioritaskan harus mempertimbangkan kepentingan bangsa.
"Kita harus pilih agenda riset yang disepakati akan memberikan dampak signifikan pada kemajuan negara kita. Agenda riset juga dikerjakan dengan sungguh-sungguh, dengan terfokus, dengan suport anggaran yang terkonsolidasi, dikerjakan sampai betul-betul jadi dan memberikan manfaat yang nyata," tegasnya.
Mantan Wali Kota Solo ini menekankan riset harus didukung dari berbagai lini. Baik dari sisi regulasi, SDM, kelembagaan maupun sistem intensif.
"Hak cipta hingga anggaran yang dibutuhkan dalam melakukan riset dan inovasi juga perlu diperkuat," ujarnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya