Jokowi Panggil MenPAN-RB Minta Proses Penerimaan CPNS Diperbaiki

Selasa, 19 November 2019 16:27 Reporter : Supriatin
Jokowi Panggil MenPAN-RB Minta Proses Penerimaan CPNS Diperbaiki Rakornas Indonesia Maju. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo. Presiden Jokowi meminta Menteri Tjahjo melakukan perbaikan sistem rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS).

"Dipanggil bapak presiden untuk mendengarkan tambahan arahan, berkaitan visi misi bapak presiden, skala prioritas yang berkaitan dengan reformasi birokrasi. Intinya, perbaikan rekrutmen CPNS, sekarang dalam proses," kata Menteri Tjahjo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (19/11).

Selain itu, Presiden Jokowi meminta Tjahjo membangun manajemen kinerja yang baik. Kemudian melakukan penataan birokrasi lembaga pemerintah sehingga ramping dan sederhana.

"Sehingga melayani masyarakat dan tahapan-tahapan perizinan, baik di pusat dan daerah semakin pendek," sambungnya.

Menteri Tjahjo melanjutkan, Presiden Jokowi ingin pemerintah pusat dan daerah terus bersinergi dalam membangun inovasi baru. Transformasi digital harus dilakukan sekaligus membangun tata kelola pemerintah yang semakin efektif efisien, mempercepat reformasi birokrasi untuk penguatan di semua bidang.

"Sekarang sudah jalan, tapi kebanyakan hanya di kulit, yang diinginkan beliau reformasi birokrasi yang sampai ke jantungnya. Rentang jalur yang dirampingkan tidak mengurangi penghasilan pegawai negeri yang 4 juta ini, tapi tugas-tugas fungsional, apakah kepala desa, camat, dirjen, direktur, kasubdit dan sebagainya, memperpendek, sehingga masalah perizinan dan melayani bisa cepat," jelasnya.

Sebelumnya, pemerintah mencatat, hingga Senin (18/11) pukul 15.43 WIB, 3.048.190 pelamar telah membuat akun dalam portal Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN). Namun dari jumlah tersebut, baru 1.110.622 pelamar yang mengisi formulir, dan hanya 485.006 pelamar menuntaskan langkah pendaftaran hingga tahap 'submit'.

Baca Selanjutnya: KemenkumHAM Paling Banyak Diminati...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini