Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jerman diharapkan berbagi teknologi dengan Indonesia

Jerman diharapkan berbagi teknologi dengan Indonesia Merkel dan Jerman. REUTERS

Merdeka.com - Menko Perekonomian Hatta Rajasa melihat ada sejumlah keuntungan bagi Indonesia menjelang kedatangan Kanselir Jerman Angela Merkel di Istana Merdeka pada Selasa (10/7) nanti. Bahkan, Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyebutnya sebagai manfaat 5 plus 3. Salah satunya adalah meminta Jerman untuk membagi ilmu mengenai teknologi di sana.

"Khusus bilateral dengan Jerman, kita mengambil manfaat 5 plus 3," ucap Hatta di Istana Kepresidenan, Jumat (6/7).

Manfaat pertama, lanjut Hatta, terdapat di bidang investasi dan perdagangan. Nilai perdagangan di Indonesia saat ini mencapai USD 6,69 miliar, pemerintah memiliki target agar nilai itu meningkat jadi USD 12 miliar. "Itu harus kita capai, kita juga minta mereka (Jerman) investasinya lebih gencar," lanjut dia.

Manfaat kedua ada di bidang teknologi, Hatta menyatakan di bidang ini Jerman memang memiliki kemajuan pesat. Selanjutnya, Indonesia juga memiliki keuntungan di bidang kesehatan di mana negeri yang dipimpin oleh Angela Merkel itu juga sangat maju.

"Ke tiga kesehatan, Jerman itu kuat di bidang kesehatan. Kita harus memiliki RS yang kuat sehat, peralatan yang kuat dan canggih. Jangan semua berobat ke luar negeri, termasuk farmasi dan peralatannya," jelas Hatta.

Sedangkan di bidang pendidikan, Hatta menyatakan ada 3.000 mahasiswa yang menimba ilmu di Jerman. Dalam pertemuan nanti, Indonesia berharap ada peningkatan 20 persen mahasiswa yang belajar di negara itu.

"Ini supaya kita bisa melompat jadi negara inovation development. Di mana ekonominya digerakan dengan inovasi. Syaratnya, jumlah orang yang sekolah hingga perguruan tinggi 20 persen. Sekarang masih 8 persen," paparnya.

Kemudian kerjasama di bidang riset, terutama satelit geotermal dan energi.  Sedangkan plus tiga, Hatta menyebut keamanan di bidang pangan, energi dan transportasi. Untuk nilai investasi yang disiapkan sendiri, Ketua PAN ini menolak menjawab.

"Kita akan menuju pada comprehensive economic partnership, jadi ada strategic partnership juga," pungkasnya.  (mdk/rin)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP