Jawab keinginan Presiden Jokowi, Lion Air buka rute penerbangan baru dari Samarinda

Sabtu, 27 Oktober 2018 16:41 Reporter : Saud Rosadi
Jawab keinginan Presiden Jokowi, Lion Air buka rute penerbangan baru dari Samarinda Pesawat Lion Air. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Lion Air Group, membuka rute baru penerbangan langsung dari Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto di Samarinda ke tujuan kota-kota besar. Ada 10 slot time yang diajukan ke Kementerian Perhubungan, pada Kamis (25/10). Kota Samarinda dinilai punya potensi besar.

Lion Air Group memboyong 3 maskapainya, baik itu Lion Air, Batik Air hingga Wings Air. Kota-kota besar yang dilayani adalah Jakarta (CGK), Surabaya (SUB) serta Makassar (UPG). Khusus Wings Air, melayani penerbangan ke Berau (BEJ).

"Benar. Sudah ada pengajuan slot time dari kami. Baik itu Lion Air, Batik Air dan Wings," kata District Manager Lion Air Group Balikpapan, Achmad Affandi, dikonfirmasi merdeka.com, Sabtu (27/10).

Dia menerangkan, pengajuan slot time itu, bersamaan dengan hari peresmian Bandara APT Pranoto dengan runway 2.250x45 meter itu, oleh Presiden Joko Widodo, Kamis (25/10) lalu. Penerbangan dimulai 1 November 2018 mendatang. "Bicara potensi, potensi Samarinda sangat besar, sebagai ibu kota provinsi Kalimantan Timur, untuk bisa kami layani terbang keluar pulau dari Samarinda," jelas Affandi.

"Dari ajuan slot time kita, mulai operasional 1 November ini. Kita masih menunggu dari Kemenhub. Kalau sudah selesai, kita operasional tanggal 1 November, itu jadi target kita," tambahnya.

Lion Air Group, menurut Affandi, juga menjawab keinginan Presiden Joko Widodo, agar warga Samarinda bisa terbang langsung ke Jakarta dan Surabaya. "Ya, pastinya Bapak Presiden bicara seperti itu, kita juga ingin cepat buka rute baru. Bandara sudah siap, landasan siap, operasional bandara sudah jalan, ya kita buka penerbangan dari Samarinda," jelasnya.

Lantas, apakah rute dari Bandara APT Pranoto Samarinda, mengurangi penerbangan dari Bandara Sultam Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan? "Dengan rute baru ini, tidak mengurangi penerbangan kami di Balikpapan. Ini murni rute baru," tandasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo baru saja meresmikan Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto, di Samarinda, Kalimantan Timur. Dia meminta bandara dengan panjang landasan pacu atau runway 2.250 meter itu melayani penerbangan langsung ke Jakarta dan Surabaya, dalam 2 pekan ke depan.

Perintah Jokowi itu dilontarkannya saat bertanya kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, tentang kesiapan Kemenhub dan Angkasa Pura I, untuk Bandara APT Pranoto, melayani terbang langsung ke Jakarta dan Surabaya.

"Sudah ada penerbangan ke Jakarta belum?" tanya Jokowi, kepada Budi Karya. Budi lantas menjawab penerbangan langsung ke Jakarta dalam 1,5 bulan ke depan.

Jokowi menegaskan, rentang waktu 1,5 bulan terlalu lama, bagi masyarakat yang menginginkan penerbangan langsung dari Samarinda ke Jakarta dan Surabaya.

"Ini perintah. Saya tidak mau terlalu lama. Saya minta maksimal 2 minggu penerbangan langsung ke Jakarta, ke Surabaya," kata Jokowi, kepada Menhub Budi.

"Terserah Garuda Indonesia, Lion Air. Yang penting ada pesawat dari Samarinda, menuju Jakarta dan ke Surabaya. Ini bukan kemauan saya. Saya tahu, bandara ini sangat diperlukan masyarakat Samarinda dan sekitarnya," tegas Jokowi.

Jokowi juga menerangkan, bandara APT Pranoto dengan kapasitas 1,5 juta penumpang per tahun, ke depan ditarget jadi 5 juta per tahun. Terminal 12.700 meter persegi, mesti dikembangkan jadi 36.000 meter persegi.

"Tidak mungkin terminal ini cukup. Harus diantisipasi segera, untuk dikembangkan," tandasnya. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini