Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jawa Tengah akan dijadikan kawasan industri berbasis padat karya

Jawa Tengah akan dijadikan kawasan industri berbasis padat karya Airlangga Hartarto. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Jawa Tengah akan dijadikan basis industri bermodel padat karya dengan orientasi pada produk garmen, tekstil, dan sepatu. Menurut Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, saat ini berbagai industri besar mulai ekspansi ke Jawa Tengah, terutama ke Boyolali dan Kendal.

"Jawa Tengah sudah tumbuh dengan bagus ya. Nanti kita dorong terus agar semua dipermudah dan industri padat karya bisa baik di sini," kata Airlangga usai memberikan kuliah umum Revolusi Industri 4.0 di Universitas Negeri Semarang (Unnes), Jumat 6 April 2018.

Airlangga mengaku saat ini sedang melakukan negosiasi dengan pemerintah negara lain, terutama Australia, agar tidak ada lagi beban biaya saat melakukan transaksi garmen.

"Ini lagi kita bicarakan agar biaya nol. Jika itu terjadi, maka industri garmen akan semakin kompetitif," kata Ketua Umum Partai Golkar ini.

Sementara, untuk industri kecil dan menengah, terus diperkenalkan dengan e-commerce. "Ini sudah era digital, pengusaha harus didorong menjalankan bisnis dengan cara digital. Kemenperin akan terus memberikan pelatihan agar semakin banyak yang mengetahui," ujarnya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Haris Munandar mengungkapkan bahwa Revolusi Industri 4.0 akan meningkatkan daya saing pelaku usaha.

"Lompatannya akan sangat bagus, hingga 3.000 kali nantinya. Ekonomi akan tumbuh pesat. Apalagi potensi di Jawa Tengah ini sangat besar, upahnya juga masih kompetitif. Akan berkembang," ucap dia.

Meski optimistis, tetapi Haris menyatakan ada hal yang harus dibenahi, yakni penguatan dan perbaikan infrastruktur serta peningkatan kualitas SDM. (mdk/esy)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP