Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jatigede jadi PLTA pertama gunakan teknologi lubang raksasa

Jatigede jadi PLTA pertama gunakan teknologi lubang raksasa PLTA Jatigede. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus mengejar pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede di Sumedang, Jawa Barat. Pembangunan bendungan menggunakan teknologi lubang raksasa yang merupakan pertama di Indonesia.

Manajer Unit Pelaksana Pembangunan, Khadarisman mengatakan, teknologi lubang raksasa ini disebut silo. Jadi, pihaknya membangun tiga lubang dengan masing-masing diameter 25 meter dan kedalaman 26,5 meter.

Dua lubang nantinya akan diisi oleh turbin dengan kapasitas masing-masing 55 MW. Air kemudian dialirkan ke kedua lubang ini dan memutar turbin. Kemudian, air dibuang ke lubang ketiga yang kemudian dialirkan lagi ke sungai.

"Ini PLTA pertama pakai teknologi silo, ini teknologi sipil namanya. Kita pilih teknologi ini karena struktur lahan yang melengkung, jadi teknologi ini jadi lebih mudah dibanding membuat goa seperti PLTA lain," katanya saat ditemui di lokasi, Kamis (6/4).

Pembangunan menggunakan teknologi ini-pun menemukan beberapa kendala. Di antaranya adalah kondisi bebatuan yang empuk atau lunak di lokasi penggalian.

"Jadi saat menggali lubang kita pasang kawat pengaman di samping itu. Kalau batuan keras kita gali 10 meter baru dipasang kawat pengaman bisa. Sekarang ini setiap gali 2 meter harus pasang kawat pengaman samping itu," jelasnya.

Meski demikian, proses penggalian sejauh ini berjalan lancar dan turbin rencanya akan dimasukkan dalam lubang pada 2018 mendatang.

"Meski pakai teknologi silo, performance pembangkit tidak ada bedanya dengan yang lain," tutupnya.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP