Jasa Marga Imbau Pemudik Patuhi Aturan One Way dan Contraflow Demi Keselamatan

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengimbau pemudik untuk patuhi aturan one way dan contraflow selama arus balik Idulfitri 1447 Hijriah demi kelancaran dan keselamatan perjalanan di jalan tol.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Jasa Marga Imbau Pemudik Patuhi Aturan One Way dan Contraflow Demi Keselamatan
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengimbau pemudik untuk patuhi aturan one way dan contraflow selama arus balik Idulfitri 1447 Hijriah demi kelancaran dan keselamatan perjalanan di jalan tol. (AntaraNews)

PT Jasa Marga (Persero) Tbk secara resmi mengimbau para pemudik yang melakukan perjalanan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah untuk mematuhi seluruh aturan rekayasa lalu lintas. Imbauan ini mencakup pemberlakuan sistem satu arah (one way) dan contraflow yang diterapkan di jalan tol.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menegaskan bahwa perseroan telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung serta perambuan lengkap. Langkah ini diambil guna menjamin keselamatan seluruh pengguna jalan selama penerapan kebijakan rekayasa lalu lintas tersebut.

Peningkatan volume lalu lintas yang signifikan pada periode arus balik menjadi alasan utama diberlakukannya rekayasa lalu lintas ini. Kebijakan one way nasional dan contraflow diterapkan atas diskresi Kepolisian RI untuk mengoptimalkan kapasitas jalan tol serta menjaga kelancaran perjalanan.

Jasa Marga telah mengambil langkah proaktif dalam mendukung kelancaran dan keamanan arus balik Lebaran. Berbagai fasilitas dan perambuan telah disiagakan untuk membantu pemudik. Petugas pengatur lalu lintas ditempatkan di titik-titik strategis untuk memantau kondisi.

Selain itu, pengawalan kendaraan Patroli Jalan Raya (PJR) juga disiapkan sebagai safety car. Kendaraan ini bertugas memastikan kecepatan di lajur contraflow tetap sesuai ketentuan, yakni 40 km/jam. Hal ini penting untuk mencegah potensi kecelakaan.

Dukungan operasional juga diperkuat dengan pemasangan reflector two sides pada median barrier di sepanjang jalan tol. Jasa Marga turut menempatkan paket rambu di akses masuk dan setiap 2,5 kilometer di sepanjang jalur rekayasa.

Perambuan ini mencakup peringatan lalu lintas dua arah, batas kecepatan maksimal 40 km/jam, larangan mendahului, warning light, serta penegasan bahwa lajur contraflow hanya diperuntukkan bagi kendaraan kecil. Semua ini bertujuan memberikan informasi jelas kepada pengguna jalan.

Disiplin pengguna jalan menjadi faktor krusial dalam menjaga keselamatan selama melintasi jalur contraflow maupun one way. Rivan A. Purwantono menekankan pentingnya memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan. Pengemudi juga harus dalam keadaan prima sebelum memasuki jalur tersebut.

Pengguna jalan diimbau keras untuk menghindari berhenti di bahu jalan, kecuali dalam kondisi darurat. Larangan ini berlaku di lajur contraflow maupun jalur one way. Hal ini untuk mencegah gangguan aliran lalu lintas dan potensi bahaya.

“Pada lajur contraflow maupun jalur one way, kami mohon pengguna jalan untuk hindari berhenti di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat, dilarang untuk berpindah lajur, dilarang pindah jalur secara tiba-tiba serta mematuhi batas kecepatan,” kata Rivan.

Selain itu, pengguna jalan dilarang untuk berpindah lajur secara tiba-tiba atau menyeberang ke arah berlawanan. Terutama di lajur contraflow, penggunaan bahu jalan sebelah kanan sangat tidak disarankan karena dapat membahayakan. “Jika mengalami kondisi darurat mohon untuk tidak menggunakan bahu jalan sebelah kanan, tapi tetap gunakan bahu dalam/bahu kiri. Apalagi jika di lajur contraflow, jangan sampai menyeberang ke arah berlawanan untuk berhenti di bahu jalan sebelah kanan,” tambahnya. Kepatuhan terhadap batas kecepatan yang telah ditetapkan juga sangat ditekankan. Semua aturan ini didasarkan pada Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pengaturan lalu lintas masa angkutan Lebaran. Diskresi kepolisian dapat diterapkan secara situasional demi keselamatan.

Untuk memudahkan pengguna jalan memperoleh bantuan cepat, Jasa Marga menyediakan layanan call center. Pengguna dapat menghubungi nomor 133 jika mengalami kondisi darurat atau membutuhkan informasi. Layanan ini siaga 24 jam.

Informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas jalan tol juga dapat diakses melalui aplikasi Travoy. Aplikasi ini menyediakan data real-time yang sangat membantu pemudik dalam merencanakan perjalanan. Pemudik diimbau untuk selalu mengecek informasi terbaru.

“Untuk itu kami mengharapkan kerja sama pengguna jalan untuk mematuhi aturan selama melintasi jalur one way maupun contraflow, termasuk menjaga kecepatan, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta tetap berada pada lajurnya demi keselamatan bersama,” tutup Rivan.

Rivan juga mengingatkan pengguna jalan untuk selalu mengecek waktu dan rute pemberlakuan rekayasa lalu lintas. Informasi ini bersifat dinamis dan dikeluarkan oleh pihak kepolisian.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi