Jalan Terjal Pemerintah Kejar Target Kunjungan 20 Juta Wisatawan di 2019

Senin, 1 Juli 2019 19:30 Reporter : Idris Rusadi Putra
Jalan Terjal Pemerintah Kejar Target Kunjungan 20 Juta Wisatawan di 2019 Turis berjemur di Kuta. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menargetkan sebanyak 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada 2019. Untuk mendukung target 20 juta wisman, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan 10 destinasi pariwisata prioritas sebagai Bali baru. Hal ini diputuskan untuk menggenjot investasi pada sektor pariwisata RI.

Namun demikian, pencapaian target ini terbilang tidak mudah. Sebab, bulan Mei saja jumlah wisatawan menuju Bali yang menjadi tujuan favorit pelancong nusantara maupun asing mengalami penurunan.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata selama Mei 2019 mengalami penurunan hingga 8,08 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan selama Mei 2018.

"Ini harus diterima sebagai situasi tidak menggembirakan. Terus apalagi kita masih berpegang pada target-target lama, sudah waktunya untuk meninjau kembali targetnya atau situasinya yang perlu diidentifikasi lebih kuat," kata Kepala BPS Provinsi Bali Adi Nugroho seperti ditulis Antara.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Bali, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara yang datang ke Pulau Dewata pada Mei 2019 mencapai 485.795 orang. Sedangkan pada Mei tahun sebelumnya tercatat 528.510 wisatawan. Dengan demikian terjadi penurunan jumlah kunjungan wisman 8,08 persen (y on y).

Tetapi, jika dibandingkan dengan kunjungan wisatawan asing ke Bali pada April 2019 sebanyak 477.310 orang, jumlah wisman pada Mei 2019 naik 1,82 persen (m to m).

Adi menambahkan, jika dilihat data secara kumulatif jumlah kunjungan wisman yang datang langsung ke Bali selama 2019 tercatat mencapai 2.305.802 orang atau lebih rendah dibandingkan dengan tahun 2018 (y on y) yang tercatat mencapai 2.348.455 orang atau turun sedalam 1,82 persen.

Melihat tren data kunjungan wisman yang menurun itu, Adi mengharapkan berbagai pihak terkait tidak tinggal diam saja ataupun hanya berharap semuanya baik-baik saja.

Akademisi, Ramang H Demolinggo mengaku tidak mudah mencapai target kunjungan 20 juta wisatawan. Demolinggo mengatakan potensi wisata di nusantara sangatlah berpeluang untuk meraih jumlah wisatawan, namun diperlukan kerja keras berbagai pihak.

"Target 20 juta kunjungan wisatawan ke Indonesia tahun 2019 masih perlu kerja keras untuk meraihnya," katanya.

Salah satu tantangan untuk menggenjot kunjungan turis ke Indonesia ialah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Selain itu, prilaku masyarakat di lingkungan di tujuan wisata harus di edukasi.

"SDM perlu di tingkatkan, perilaku masyarakat terhadap lingkungan destinasi wisata perlu di edukasi, untuk keberlanjutan pariwisata di Indonesia," tutup Demolinggo. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini