Ini penampakan Amfibi Transformer buatan TNI AL pertama di Asia

Rabu, 2 November 2016 14:56 Reporter : Dwi Aditya Putra
Ini penampakan Amfibi Transformer buatan TNI AL pertama di Asia Amfibi Transformer. Dwi Aditya Putra©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Dinas Penelitian dan Pengembangan (Dislitbang) Angkatan Laut memamerkan sejumlah produk inovasi terbarunya dalam perhelatan Indodefence 2016 yang digelar 2-5 November, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Pada pameran kali ini, Peneliti di Dislitbang AL, Letnan Marinir Citro Subono, mengenalkan produk anyar yang dibuat bersama PT Fiber Boat Indonesia yakni, kendaraan atau truk amfibi yang mampu berjalan di darat maupun laut.

Menurut Citro, perlengkapan perang amfibi dibutuhkan Indonesia untuk memenuhi tugas pokok setiap angkatan. "Saya sebagai korp marinir hidupnya didua alam, jadi harus mempunyai kendaraan yang bisa di darat maupun laut," terangnya.

amfibi transformer

Amfibi Transformer Dwi Aditya Putra©2016 Merdeka.com

Keunggulan pada Amfibi kali ini berbeda pada kendaraan sebelumnya. Kendaraan ini merupakan teknologi terbaru yang mampu menyamai kecepatan di darat maupun di laut.

"Kali ini kita telah melakukan perubahan pada sebelumnya, dengan menggunakan teknologi baru dengan dua engine berbeda. Sehingga kecepatan pada kendaraan kali ini sama sehingga tampak seperti kendaraan amfibi transformer yang mampu mengubah bentuknya" Tambahnya.

Menurutnya, kendaraan amfibi transformer ini baru ada di Amerika dan Inggris. "Di Asia belum ada, baru ada di Indonesia," tutup Citro.

Dari informasi yang didapat, rantis amfibi ini terdiri dari sasis truk sipil Isuzu Elf NKR 71 4×4. Truk ringan ini disokong dapur pacu mesin diesel 125 PS 5100 cc. Untuk mendukung aktivitas amfibi, rantis ini menggunakan dua buah mesin cummins mercruiser 220 HP, jenis diesel commonrail, dua stem drive propeller.

Dibanding JASGU, keistimewaan truk amfibi ini rodanya dapat dilipat ke atas seperti pesawat saat di air, sehingga kecepatannya bisa mencapai 12 knot. Sementara jika di darat mampu melaju dengan kecepatan 80 km per jam.

Truk amfibi Dislitbangal ini punya dimensi dengan panjang 10 meter, lebar 2,5 meter, tinggi 3,1 meter dan mempunyai bobot 6,7 ton. Dari segi kapasitas, daya muat kendaraan amfibi ini dapat memuat 3 awak dan 16 penumpang serta 500 kg barang (payload).

Secara taktis, kegunaan kendaraan amfibi yaitu raid amfibi cepat dengan sasaran yang jauh di darat, mengangkut bekal untuk re-supply pasukan ke garis depan, ambulance amfibi, mobil komunikasi amfibi dan mobil komando. [idr]

Baca juga:
BUMN ini fokus ekspor kapal perang ke Filipina
Menko PMK buka Pekan Produk Budaya Nusantara Expo dan Forum 2016
Pengusaha Senegal kepincut pesawat N219 buatan anak bangsa
Tingkatkan daya saing, Pemerintah minta UKM ciptakan produk baru

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini