Ini Kata-Kata Terakhir Pilot Air India Sebelum Pesawat Terjatuh, Jadi Petunjuk Kuat Penyebab Kecelakaan

Percakapan mengerikan Kapten Sumeet Sabharwal terekam oleh pihak ACT sebelum badan pesawat jatuh ke bumi.

Sulaeman
Oleh Sulaeman - Reporter
Ini Kata-Kata Terakhir Pilot Air India Sebelum Pesawat Terjatuh, Jadi Petunjuk Kuat Penyebab Kecelakaan
Ini Kata-Kata Terakhir Pilot Air India Sebelum Pesawat Terjatuh, Jadi Petunjuk Kuat Penyebab Kecelakaan (Merdeka.com)

Teka teki penyebab jatuhnya pesawat Air India  A-171 rute Ahmedabad menuju ke London Gatwick masih menjadi pertanyaan besar. Mengingat, pesawat yang mengangkut total 242 orang tersebut dikemudikan oleh sosok pilot berpengalaman.

"Pesawat tersebut dikomandoi oleh Kapten Sumeet Sabharwal, yang memiliki 8.200 jam terbang, dan kopilot Clive Kundar, yang memiliki 1.100 jam terbang," kata Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil dilansir laman Stuff.co.nz di Jakarta, Sabtu (14/6).

Bahkan, percakapan mengerikan Kapten Sumeet Sabharwal terekam oleh pihak ACT sebelum badan pesawat jatuh ke bumi.

Lantas apa percakapan terkahir sang pilot?

Dengan nada panik, pilot pesawat Air India nomor penerbangan 171 dengan putus asa memperingatkan bahwa pesawat itu kehilangan daya angkatnya sesat setelah lepas landas. Dia pun menyeruhkan bahwa pesawat benar-benar dalam posisi kehilangan daya angkatnya.

"Mayday...tidak ada daya dorong. Kehilangan tenaga. Tidak dapat mengangkat!," seru Kapten Sumeet Sabharwal.

Menurut data kontrol lalu lintas udara, jet tersebut berangkat dari Ahmedabad pada pukul 1:39 siang waktu setempat menggunakan landasan pacu 23. Setelah panggilan mayday awal, tidak ada respons dari kokpit terhadap panggilan selanjutnya yang dibuat oleh kontroler di darat.

Kesaksian Pengendali Lalu Lintas Udara

Pengendali lalu lintas udara menyaksikan dengan tidak berdaya ketika selama 19 detik berikutnya Boeing Dreamliner terus kehilangan ketinggian dan melayang ke tanah sebelum menabrak gedung-gedung.

Sesaat kemudian asap hitam mengepul dari lokasi jatuhnya pesawat di dekat bandara di kota berpenduduk lebih dari 5 juta jiwa.

Menurut basis data Aviation Safety Network, ini adalah kecelakaan pertama Boeing 787 Dreamliner. Saat ini, Boeing tengah menyelidiki penyebab jatuhnya Air India A-171.

"Boeing sedang berupaya mengumpulkan informasi lebih lanjut," ucap manajemen.

Adapun, penyebab jatuhnya pesawat 171 ke Bumi akan menjadi subjek penyelidikan yang mungkin memakan waktu berbulan-bulan, dengan kemungkinan tabrakan dengan burung dan kegagalan mekanis.

Rekomendasi