Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini cara BI redam peredaran uang palsu selama Ramadan

Ini cara BI redam peredaran uang palsu selama Ramadan Gedung Bank Indonesia. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Merdeka.com - Jelang Ramadan, kebutuhan uang kertas maupun logam akan meningkat. Hal ini sering kali dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggungjawab dalam mengedarkan uang palsu.

Bank Indonesia (BI) terus mewaspadai dan mengantisipasi peredaran uang palsu saat Ramadan. Tahun ini, persiapan dan antisipasi yang dilakukan dengan berkoordinasi dengan kantor cabang di seluruh Indonesia.

"Peredaran uang palsu memang harus kita waspadai apalagi menjelang Lebaran. Kita harus persiapkan jangan sampai ada uang palsu yang beredar," ujar Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo di Kantornya, Jakarta, Senin (29/5).

Selain melakukan koordinasi dengan kantor cabang di daerah, Bank Indonesia juga akan menggandeng pihak kepolisian dalam mengawasi peredaran uang palsu.

"Tanggal 5 Juni kalau tidak ada halangan, saya bersama Kapolri akan memberi video conference kepada seluruh kantor BI di seluruh Indonesia," jelasnya.

"Kita pastikan kepolisian dan Bank Indonesia siap untuk mewaspadai peredaran uang palsu," pungkasnya.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP