Hindari Kasus Penipuan Online, Masyarakat Diminta Melek Teknologi
Merdeka.com - Deputi Head dari Master of Information Technology - Swiss Germany University, Charles Lim membeberkan beberapa langkah agar masyarakat terhindar dari kasus penipuan digital. Salah satunya dia menyarankan masyarakat dapat melek terhadap teknologi.
"Jadi paling sederhana mungkin kita ini sebagai orang belajar mengenal dunia teknologi, apalagi sistem sudah ada di tangan kita, kita sadar bahwa kita ini akan jadi target, bagaimana kita antisipasi," kata dia dalam diskusi di Jakarta, Kamis (23/1).
Dia mengatakan, upaya paling mudah untuk menangkal tindak kejahatan di dunia digital adalah tidak menelan mentah-mentah informasi yang diperoleh. Jika informasi tersebut tidak benar, sekiranya masyarakat bisa mengonfirmasi terlebih dahulu kepada pihak bersangkutan.
Dia mencontohkan, berbagai modus kejahatan seperti kupon undian pun marak meneror masyarakat melalui pesan singkat. Kebanyakan, masyarakat justru merasa tergiur. Padahal itu adalah salah satu modus dari kejahatan para oknum tak bertanggungjawab.
"Misalnya informasi mendapatkan hadiah, akhirnya mengklik padahal sebuah link disiapkan memancing Anda. Dan melakukan apa yang ingin mereka lakukan," jelas dia.
"User harus selalu waspada jangan langsung percaya karena kita paling mudah di tipu. Dengan cara itu, akan gampang kena ke diri kita supaya kita lebih waspada kembali," sambung dia.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya