Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi meluncurkan program penyaluran benih padi gratis. Program ini menyediakan 5 juta kilogram benih padi unggul untuk petani di seluruh provinsi. Peluncuran dilakukan di Kawasan Center Point of Indonesia (CPI) Makassar pada Minggu, 16 November.
Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan produksi padi lokal dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Bantuan benih padi gratis ini dialokasikan dari APBD Provinsi Sulsel senilai Rp75 miliar. Sekitar 300 truk dikerahkan untuk mendistribusikan benih kepada 9.896 kelompok tani.
Program strategis ini diharapkan dapat mengoptimalkan penanaman di lahan seluas 200.000 hektare. Peningkatan produksi padi di Sulsel menjadi kontributor utama bagi pasokan beras nasional.
Advertisement
Advertisement
Dukungan Anggaran dan Target Peningkatan Produksi Padi
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menjelaskan bahwa program mandiri benih andalan ini menelan anggaran Rp75 miliar khusus untuk benih. Selain itu, sekitar Rp20 miliar dialokasikan untuk alat dan mesin pertanian (alsintan). Total investasi mencapai Rp116 miliar untuk mendukung sektor pertanian.
Program Benih Padi Gratis Petani Sulsel ini merupakan dukungan nyata terhadap agenda nasional, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo Subianto. Peningkatan produksi beras nasional menjadi fokus utama dari inisiatif ini. Gubernur menegaskan komitmennya bersama jajaran untuk swasembada pangan.
Target produksi padi Sulsel pada tahun 2025 diproyeksikan meningkat signifikan. Diperkirakan mencapai 5,40 juta ton gabah kering giling (GKG), setara dengan 3,10 juta ton beras. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 12,05 persen dibandingkan target tahun 2024.
Advertisement
Peningkatan target produksi ini menunjukkan optimisme pemerintah provinsi dalam mencapai swasembada pangan. Provinsi Sulawesi Selatan terus berupaya menjadi lumbung pangan nasional yang berkelanjutan. Program benih padi gratis ini menjadi salah satu pilar utama pencapaian target tersebut.
Advertisement
Kolaborasi dan Peran Sulsel sebagai Lumbung Pangan Nasional
Selain benih padi, Gubernur Andi Sudirman juga menyerahkan berbagai bantuan pertanian lainnya. Bantuan tersebut meliputi benih jagung, bibit kopi, bibit durian, serta beragam alat dan mesin pertanian. Alat-alat seperti hand tractor, combine harvester, cultivator, dan hand sprayer turut disalurkan.
Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi menyukseskan program vital ini. Penyuluh pertanian, pengawas benih, dinas pertanian kabupaten/kota, hingga perbankan diharapkan bersinergi. Kolaborasi ini penting untuk memastikan distribusi dan pemanfaatan benih padi gratis berjalan optimal.
Sulawesi Selatan saat ini mengelola lahan sawah seluas 660.638 hektare. Proyeksi luas panen pada tahun 2025 diperkirakan mencapai 1,04 juta hektare, naik 9,14 persen. Peningkatan ini semakin memperkuat posisi Sulsel sebagai penyangga utama stok beras nasional.
Advertisement
Andi Sudirman menegaskan bahwa Sulsel harus terus memperkuat perannya sebagai lumbung pangan nasional. Provinsi ini juga diharapkan menjadi penyumbang pasokan bagi provinsi lain yang kekurangan kapasitas produksi. "Bapak Presiden selalu menekankan pentingnya ketahanan pangan daerah sebagai penopang nasional," ujarnya. Data dari BPS menunjukkan bahwa hasil ubinan sawah pada tahun 2022 mengalami kenaikan produktivitas hingga 20 persen, dari 8 ton menjadi 13 ton.
Sumber: AntaraNews