Grab: Penghasilan Mitra Pengemudi di Indonesia Tembus Rp49 Triliun

Senin, 16 September 2019 21:14 Reporter : Idris Rusadi Putra
Grab: Penghasilan Mitra Pengemudi di Indonesia Tembus Rp49 Triliun Grab Bike. © twitter.com/GrabID

Merdeka.com - Perusahaan transportasi dalam jaringan, Grab Indonesia mencatat pendapatan mitra pengemudi dan agen di Tanah Air mencapai Rp49 triliun. Angka ini didapat berdasarkan hasil riset pada 2018.

"Ini bukan penghasilan Grab, ini penghasilan mitra kami. Buat pemerintah, itu ekonomi yang dihasilkan besar sekali," kata Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi seperti dikutip Antara di Jakarta, Senin (16/9).

Dia menyebutkan dari total jumlah tersebut, sebanyak Rp46,14 triliun di antaranya berputar di Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok dan Bekasi (Jabodetabek).

Hasil riset juga menyebutkan tingkat pengangguran bisa dipangkas 38 persen pengemudi ojek Grab motor, 33 persen pengemudi mobil dan 31 persen agen yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan.

Mitra yang sebelumnya memiliki pekerjaan, dia mengklaim penghasilannya meningkat rata-rata 114 persen untuk pengemudi mobil dan 113 persen untuk motor. "Ini berdampak langsung kepada masyarakat tanpa perantara," katanya.

Begitu juga dengan agen pedagang,pendapatannya juga naik 60 persen dan penjualan makanan yang diantar naik 25 persen di wilayah Jabodetabek.

"Kami ingin supaya pertumbuhan wirausaha mikro menjadi lebih maju, sekarang itu mitra wirausaha kami di Indonesia ada 5 juta," ucap Neneng.

Perusahaan jasa dan transportasi berbasis aplikasi itu, lanjut dia, kini hadir di 224 kota dan 515 wirausaha di seluruh Indonesia. [idr]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini