Genjot Kinerja Irigasi, Menteri Basuki Siapkan Anggaran Rp1,3 Triliun

Senin, 25 November 2019 18:36 Reporter : Merdeka
Genjot Kinerja Irigasi, Menteri Basuki Siapkan Anggaran Rp1,3 Triliun Basuki Hadimuljono. ©Liputan6.com/Maulandy Rizki Bayu Kencana

Merdeka.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan melanjutkan program pembangunan infrastruktur kerakyatan pada 2020 mendatang. Salah satunya yakni Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI).

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, pihaknya menyiapkan anggaran sebesar Rp1,35 triliun untuk melaksanakan P3TGAI di 6.000 titik lokasi di seluruh Indonesia.

"Program-program tersebut tersebar di seluruh Indonesia yang pelaksanaannya bersinergi dengan pemerintah daerah dan kelompok masyarakat melalui skema pembiayaan. Salah satunya adalah program P3TGAI yang pada tahun 2020 akan tersebar di 6.000 lokasi dengan total anggaran sebesar Rp1,35 triliun melalui Ditjen Sumber Daya Air," tuturnya.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR Hari Suprayogi menyampaikan, pelaksanaan program P3TGAI akan mengajak para petani untuk berpartisipasi di dalamnya.

"P3TGAI adalah program pemerintah. Suatu program padat karya, nanti yang mengerjakan juga petani sendiri. Tahun lalu ada 9.000 titik lokasi, tahun depan 6.000 lokasi. Lokasinya seluruh Indonesia," jelasnya di Bendungan Sindangheula, Kabupaten Serang, Banten, Senin (25/11).

1 dari 1 halaman

Penentuan Lokasi

Untuk penentuan lokasi, Kementerian PUPR terus menerima berbagai usulan. "Jadi ini terus dilakukan, di mana saja usulannya kita lakukan verifikasi. Kalau memang ya (terkonfirmasi) kita lanjutkan, kalau enggak bisa diganti," ungkap dia.

Dari berbagai usulan tersebut, Kementerian PUPR beserta Komisi V DPR RI yang turut terlibat dalam P3TGAI ini akan memprioritaskan wilayah yang juga berpartisipasi pada program On Farm yang diinisiasi oleh Perum Bulog.

"Jadi itu di mana aja, tergantung usulannya. Tapi kalau perkiraan, ini kan di Komisi V (DPR). Jadi kalau ada aspirasi untuk wilayah on farm, itu masuk prioritas," pungkas Hari.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [idr]

Baca juga:
Kementerian PUPR: Jangan Ada Keramba di Bendungan Sindangheula
Selain Penahan Banjir, Bendungan Sindangheula Akan jadi Kawasan Wisata Baru Serang
Mulai Pengisian Air, Bendungan Sindangheula Target Diresmikan Jokowi Awal 2020
Kementerian PUPR Siap Bedah 5.700 Rumah Warga Korban Gempa Palu
Hingga Akhir Desember, Jalan Tol Trans Sumatera Sudah Beroperasi 501 Km

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini