Garuda Indonesia Punya Utang Rp 2 Triliun ke Pertamina, Dicicil 18 Bulan

Kamis, 14 Maret 2019 17:11 Reporter : Merdeka
Garuda Indonesia Punya Utang Rp 2 Triliun ke Pertamina, Dicicil 18 Bulan Garuda Indonesia. ©2018 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Garuda Indonesia menandatangani kesepakatan dengan PT Pertamina (Persero) mengenai skema baru pembayaran utang. Per Desember 2018, Garuda Indonesia memiliki utang ke Pertamina sebesar sekitar Rp 2 triliun.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Askhara mengatakan dengan adanya kelonggaran pembayaran utang ini membuat keuangan perusahaan bisa lebih longgar.

"Pertamina kita ada utang sekitar Rp 2 triliun per akhir Desember 2018, itu yang nanti dicicil sampai dengan 18 bulan. Tapi dari Januari 2019 kita sudah lancar," kata Ari di Kementerian BUMN, Kamis (14/3).

Utang sebesar Rp 2 triliun itu merupakan utang Garuda Group yang terdiri dari Garuda Indonesia dan Citilink Indonesia, serta Sriwijaya Group yang terdiri dari Sriwijaya Air dan Nam Air.

Selain itu, Garuda Indonesia juga sepakat dengan Pertamina mengenai penyediaan fuel untuk semua maskapainya yang beroperasi di luar negeri.

"Kita juga dengan Pertamina tunjuk langsung Pertamina untuk semua pengadaan fuel kita di luar negeri. Jadi kalau luar negeri langsung ke Pertamina jadi tidak perlu tender, hemat waktu, kalau ada perbedaan harga nanti langsung diskusikan," pungkas Ari.

Reporter: Ilyas Istianur Praditya

Sumber: Liputan6.com [idr]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini