Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Garap Transaksi Turis China, BCA Gandeng Alipay dan WeChat Pay

Garap Transaksi Turis China, BCA Gandeng Alipay dan WeChat Pay Direktur Utama Bank BCA Jahja Setiaatmadja. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Presiden Direktur PT Bank Central Asia (BCA), Jahja Setiaadmadja, berharap pihaknya bisa berkolaborasi dengan dua raksasa sistem pembayaran digital asal China, Alipay dan WeChat Pay, pada kuartal III 2019. Dia mengatakan, keduanya memang telah sedari lama melakukan penjajakan bisnis dengan BCA untuk bisa masuk ke dalam platform merchant milik perseroan.

"Itu kita akan buka, tapi persiapan technicality-nya tentu harus disiapkan. Jadi mudah-mudahan kuartal ketiga kita bisa kerjasama dengan mereka," ujar dia di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis (28/2).

Lewat kerjasama bisnis ini, dia melanjutkan, maka akan mempermudah turis-turis asal negeri China untuk melakukan transaksi via Alipay maupun WeChat Pay di Indonesia. "Jadi kalau ada turis dari China tidak bawa visa card, tidak bawa kartu kredit, tidak bawa tunai, mereka dengan gadget-nya yang WeChat maupun Alipay bisa transaksi di merchant kita," sambungnya.

Adapun secara proses pembagian komisi atau sharing fee, dia menyampaikan, BCA akan berlaku sebagai penyambung antara pihak merchant dengan Alipay dan WeChat Pay. "Jadi mekanismenya waktu mereka belanja, di sana dicatat sebagai tagihan kepada nasabah. Lalu kita akan bayar merchant dan kita akan tagih ke sana (Alipay dan WeChat Pay). Lalu mereka akan donasikan ke kita," jelasnya.

"Kita akan bagi sharing fee. Fee based-nya selalu kita sharing dengan mereka," bos BCA ini menambahkan.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu KencanaSumber: Liputan6.com

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP