Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah serius menggarap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf) sebagai motor penggerak ekonomi. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah dominasi kawasan industri. Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Dede Mauludin, mengungkapkan fokus pada pemetaan dan pengembangan destinasi.
Pemetaan ini mencakup empat wilayah di Kabupaten Bekasi, dengan penekanan pada peningkatan aksesibilitas dan sosialisasi masif. Selain itu, pembentukan Creative Hub juga didorong untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya menjadikan pariwisata sebagai andalan daerah.
Diskusi ini berlangsung dalam Jambore Penggiat Pariwisata Kabupaten Bekasi di Gedung Pusat Pariwisata Bekasi, baru-baru ini. Acara tersebut menjadi wadah untuk mematangkan strategi pengembangan sektor pariwisata. Tujuannya adalah memastikan pariwisata tidak lagi dipandang sebelah mata di wilayah tersebut.
Advertisement
Advertisement
Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Dede Mauludin, menjelaskan bahwa pihaknya sedang mematangkan pemetaan destinasi wisata. Pemetaan ini akan mencakup empat wilayah strategis di Kabupaten Bekasi. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi dan mengembangkan potensi wisata yang ada secara optimal.
Peningkatan aksesibilitas menjadi salah satu prioritas utama dalam pengembangan ini. Selain itu, sosialisasi masif kepada masyarakat juga akan digencarkan. Hal ini penting untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga dalam mendukung sektor Pariwisata Bekasi.
Dede Mauludin juga menekankan pentingnya pembentukan 'Creative Hub' untuk memperkuat ekonomi kreatif. Sektor ini kini menjadi fokus utama pemerintah daerah. Melalui Creative Hub, diharapkan lahir inovasi dan produk ekonomi kreatif yang berdaya saing.
Advertisement
Beberapa destinasi seperti kawasan Setu telah menunjukkan progres positif. Ini menjadi bukti bahwa pengembangan sektor Pariwisata Bekasi memiliki prospek cerah. Pemerintah berkomitmen penuh untuk terus mendorong kemajuan ini.
Advertisement
Kolaborasi lintas sektor menjadi elemen krusial dalam upaya pengembangan Pariwisata Bekasi. Pemerintah Kabupaten Bekasi terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak. Tujuannya adalah untuk memastikan sektor pariwisata mendapat dukungan penuh.
Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Bekasi, Hairani Tarigan, menegaskan komitmen organisasinya. BPPD akan memajukan pariwisata dan ekraf melalui kolaborasi dengan praktisi, akademisi, perhotelan, dan asosiasi pelaku wisata. Perwakilan kawasan industri juga dilibatkan dalam sinergi ini.
Hairani Tarigan optimis bahwa Kabupaten Bekasi memiliki potensi besar. Dengan dukungan penuh Dinas Pariwisata dan kolaborasi yang kuat, daerah ini bisa bersaing. Bahkan, ia menyebutkan target untuk bersaing dengan destinasi maju seperti Yogyakarta.
Advertisement
"Kami ingin menunjukkan bahwa pariwisata dan ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu andalan dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat," kata Dede Mauludin. Pernyataan ini menggarisbawahi visi besar pemerintah daerah.
Advertisement
Keberadaan kawasan industri di Kabupaten Bekasi ternyata tidak menjadi penghalang, justru membuka peluang baru. Menurut Hairani Tarigan, kawasan industri dapat dimanfaatkan untuk pengembangan wisata minat khusus. Ini termasuk wisata edukasi industri atau kunjungan ke fasilitas tertentu.
Selain itu, kawasan industri juga dapat menjadi pasar potensial bagi produk ekonomi kreatif lokal. Karyawan dan pengunjung dari kawasan industri bisa menjadi konsumen. Ini akan mendorong pertumbuhan UMKM dan pelaku ekraf di sekitar kawasan.
Promosi destinasi lokal juga bisa diperkuat melalui jaringan kawasan industri. Informasi tentang tempat wisata dan produk kreatif dapat disebarkan lebih luas. Hal ini akan menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara ke Pariwisata Bekasi.
Advertisement
Melalui Jambore Penggiat Pariwisata 2025, Pemkab Bekasi berharap kolaborasi semakin erat. Acara ini diharapkan memicu peningkatan promosi dan lahirnya inisiatif kreatif. Semua upaya ini ditujukan untuk mengembangkan sektor pariwisata daerah secara berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews