DPR minta hasil perundingan dengan Freeport diungkap ke publik

Selasa, 10 Oktober 2017 17:11 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Freeport. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Anggota Komisi VII DPR RI, Ramson Siagian mengaku senang dengan keberhasilan pemerintah yang berhasil melakukan negosiasi divestasi saham sebesar 51 persen. Sebab, selama 40 tahun, untuk pertama kalinya pemerintah mampu ambil alih saham Freeport.

"Kita sudah senang karena Jokowi (Presiden Joko Widodo) mengatakan baru kali ini bisa divestasi Freeport 51 persen, sudah 40 tahun. Jadi prestasi luar biasa ya kita senang juga mendengarkannya. Hanya, sesudah hari demi hari berlalu, minggu demi minggu berlalu, isu divestasi 51 persen ini enggak jelas," ujar Ramson yang dikutip Selasa (10/10).

Dia pun meminta pemerintah untuk membuka secara jelas ke publik apapun hasil perundingan tersebut agar tak jadi kebohongan belaka. "Seharusnya apa adanya dikemukakan pada publik, baru tahapan membicarakan divestasi 51 persen. Isinya belum belas, kesiapannya belum jelas. Jadi ini belum detail, tahu-tahu kemarin suatu prestasi 40 tahun baru bisa divestasi," katanya.

Ramson menambahkan, jika harga saham Freeport meroket, bukan hal yang mustahil divestasi saham bisa batal. Dia pun mengimbau pemerintah agar tak dibodohi Freeport dalam perundingan divestasi.

"Dibuka ke publik apa syarat 51 persen itu? sekarang saham Freeport Mcmoran juga sudah naik, dulu msih rendah harga sahamnya, sekarang sudah naik 10 kali lipat karena sudah mau diberikan izin," tegas Ramson.

[sau]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini