Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Disinggung Bakal Cawapres, Erick Thohir Ingin Fokus Selesaikan Tugas Menteri BUMN

Disinggung Bakal Cawapres, Erick Thohir Ingin Fokus Selesaikan Tugas Menteri BUMN Erick Thohir. Siti Ayu Rachma ©2023 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengapresiasi jika namanya kerap masuk dalam radar bakal calon wakil presiden. Namun, dia menegaskan akan fokus terhadap kinerja BUMN ketimbang politik.

"Jadi tentu saya memprioritaskan kerja untuk menyelesaikan tugas saya sebagai menteri BUMN. Saya tegak lurus kepada Pak Presiden, kita fokus jangan kita terjebak, survei itu apresiasi," kata Erick di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (3/5).

Dia menyinggung bahwa duet pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden adalah hasil kesepakatan partai politik. Sementara, Erick tak bernaung di partai politik manapun.

"Keputusannya partai saya kebetulan enggak punya partai, artinya sudah lah kita fokus di depan mata, kita (BUMN) alhamdulillah lagi bagus," ucapnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo diprediksi lebih mempunyai prospek jika berduet dengan Menteri BUMN Erick Thohir di Pilpres 2024. Hal ini disampaikan Direktur PoliEco Digital Insights Institute, Anthony Leong.

Anthony Leong menilai, Erick Thohir merupakan menteri andalan Presiden Jokowi. Selain itu, Erick Thohir dianggap punya keunggulan yang tak dimiliki kandidat lain seperti Sandiaga Uno.

Erick Thohir disebut mendapat dukungan dari kalangan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), disukai elit PDI Perjuangan, dan memiliki kekuatan elektabilitas.

"Kansnya Erick Thohir bisa masuk masuk koalisi Ganjar (PDI-P), salah satu strong pointnya adalah memiliki kekuatan endorsement NU dan juga faktor kedekatan Erick Thohir," kata Anthony Leong, Sabtu (29/4).

Lembaga Survei Poltracking Indonesia mengukur tingkat elektabilitas tiga pasang calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk Pilpres 2024. Hasilnya, duet Ganjar Pranowo dan Erick Thohir berhasil mengungguli kandidat potensial lainnya.

Poltracking membuat simulasi pasangan Ganjar-Erick Thohir melawan Prabowo-Cak Imin dan Anies-AHY. Dari tiga poros tersebut, pasangan Ganjar-Erick Thohir menjadi yang teratas dengan elektabilitas mencapai 30,4%.

"Dalam simulasi 3 pasangan capres-cawapres, Ganjar-Erick Thohir memperoleh angka elektabilitas tertinggi di angka 30,4 persen," terang Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda, Jumat (28/4).

Sementara duet Prabowo dan Cak Imin hanya berhasil mengumpulkan elektabilitas sejumlah 30,2%. Terakhir ada duet yang diusung Koalisi Perubahan yaitu Anies-AHY meraih elektabilitas senilai 21,9%.

"Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar meraih elektabilitas 30,2% diikuti Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono 20,3%," terangnya.

Keunggulan Ganjar-Erick Thohir ditengarai karena peran Erick sebagai cawapres yang mampu menggenjot suara pasangannya secara signifikan. Sebab dalam pengukuran secara individu, Erick Thohir menjadi cawapres dengan elektabilitas tertinggi.

"Dalam simulasi 10 nama cawapres, Erick Thohir memperoleh angka elektabilitas tertinggi di 17,1%, diikuti Sandiaga Salahuddin Uno 15,5%, dan Ridwan Kamil 13,5%," terangnya.

Erick mampu memberi kontribusi elektoral untuk pasangannya. Terbukti Ganjar hanya mampu bersaing menang saat berduet dengan Erick.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP