Di Kongres IKPI, DJP Harap Penguatan Peran Konsultan Kejar Target Pajak

Rabu, 21 Agustus 2019 19:33 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Di Kongres IKPI, DJP Harap Penguatan Peran Konsultan Kejar Target Pajak KONGRES IKPI XI RESMI DI BUKA OLEH HESTU YOGA SAKSAMA, DIREKTUR P2 HUMAS DITJEN PAJAK. ©Istimewa

Merdeka.com - Direktur P2 Humas Direktorat Jenderal Pajak, Hestu Yoga Saksama, menghadiri Kongres XI di Batu Jawa Timur. Dalam sambutannya, dia berharap hubungan IKPI dan DJP lebih erat dalam mengejar target pajak.

"Antara direktorat jenderal pajak dan IKPI pada tahun 2018 telah menandatangani MoU. Sebagai mitra yang strategis diharapkan untuk memperkuat profesi konsultan pajak. Karena Direktorat jenderal pajak sangat membutuhkan mitra yang kuat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (21/8).

Direktorat jenderal pajak mengakui bahwa target penerimaan negara dari sektor pajak dalam kurun waktu 10 tahun belakangan ini tidak tercapai. Itu mungkin karena targetnya terlalu besar.

"Kita ambil hal yang sederhana saja tax rasio Indonesia yang sangat rendah dikisaran 11,5 persen, kami berharap bukan saja pegawai di direktorat jenderal pajak yang menanggung malu, kami juga mengajak konsultan pajak untuk malu terhadap hal ini. Pembinaan dan edukasi kepada masyarakat diharapkan dilakukan oleh konsultan pajak," tuturnya.

Sampai dengan berita ini diturunkan proses pertanggungjawaban Ketua umum periode 2014-2019 masih berlangsung. Malam nanti akan berlanjut untuk mendengar beberapa pandangan komisi.

Agenda Kamis besok adalah Seminar UU Konsultan pajak yang akan di bawakan oleh Misbakun Anggota komisi XI dari Partai Golkar, dan setelah itu berlanjut ke Pemilihan Ketua Umum IKPI Periode 2019-2014. Kongres akan berakhir Jumat 23 Agustus 2019.

IKPI merupakan organisasi profesi yang mempunyai anggota paling banyak yaitu sebanyak 4.651 anggota dan menyebar di seluruh Indonesia.

Anggota yang hadir dalam kongres tersebut berjumlah 1.088 anggota dari seluruh Indonesia. Kongres ini mengambil tema 'Memperkuat Profesi Konsultan Pajak Indonesia yang Profesional, Bebas, Mandiri, dan Bertanggung Jawab'. [bim]

Topik berita Terkait:
  1. Pajak
  2. Ekonomi Indonesia
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini