Dampak Perang Dagang, Industri Dari China dan Prancis Pindah Ke Indonesia

Jumat, 30 November 2018 14:13 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Dampak Perang Dagang, Industri Dari China dan Prancis Pindah Ke Indonesia Luhut Panjaitan Bicara Perang Dagang. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan menyebut bahwa perang dagang antara Amerika Serikat dan China memberi dampak positif bagi Indonesia.

"Trade war itu buat kita sebenarnya menguntungkan," kata dia, di Kantornya, Jakarta, Jumat (30/11).

Keuntungan tersebut terlihat dari perusahaan China yang merelokasi usahanya ke Indonesia. Tercatat telah ada beberapa industri yang berpindah dari China dan berinvestasi di Indonesia.

"Kita bisa melihat relokasi dari Taipe, misalnya itu misalnya petrochemical, mereka merelokasi di Gresik USD 6,49 miliar. Kita berharap itu segera di-groundbreaking. Kita terima."

Selain itu, investor China dan Prancis juga tertarik membangun pabrik baterai lithium di Halmahera Utara, Maluku Utara. "Kemudian ada dari Prancis dan China di Halmahera Utara itu USD 10 miliar. Sudah groundbreaking,"

"Lithium Battery, di Morowali itu USD 4,3 miliar. Nanti tanggal 11 bulan Januari di ground breaking," tegas Luhut membeberkan salah satu manfaat perang dagang AS - China. [idr]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini