Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dagangan tak laku, pedagang pakaian Tanah Abang batal mudik

Dagangan tak laku, pedagang pakaian Tanah Abang batal mudik Pasar Tanah Abang. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Lebaran tahun ini tak terlalu memberi berkah pada pedagang pakaian Pasar Tanah Abang. Akibat sepi pembeli, terdapat pedagang sampai batal mudik karena tak miliki ongkos.

Salah seorang pedagang asal Padang, Dedi, mengaku penghasilan tahun ini menurun tajam dibandingkan tahun lalu. "Jauh turunnya. Mungkin (pembeli) lagi kepepet juga sama anak sekolah kali ya," ujarnya kepada merdeka.com, Jakarta Pusat, Selasa (27/6).

Minimnya pemasukan berimbas pada batalnya rencana mudik Lebaran tahun ini. "Ya tak mudik dong. Yang beli sepi. Tidak ada duit. Sepi. Batal mudik saya," pungkasnya.

Pedagang Pasar Tanah Abang lainnya, Ita, mengatakan jika dibandingkan tahun lalu, sejak puasa sampai hari Lebaran, tidak banyak pembeli yang datang untuk berbelanja. Alhasil, pendapatan mereka pun terjun bebas.

"Sepi. Tidak banyak orang yang datang (belanja). Kalau banyak pasti banyak yang buka kan," ungkap Ita.

Perempuan paruh baya penjual aneka pakaian wanita ini mengaku omzet tahun ini menurun drastis. Bahkan tidak sampai separuh penghasilannya yang didapat pada Lebaran kemarin.

"Kalau (Lebaran) kemarin, mulai dari puasa sampai hari raya ada lah Rp 30 juta sampai Rp 40 juta. Sekarang sepi tidak sampai separuhnya," keluhnya.

Meskipun demikian, dia mengaku tidak akan menurunkan harga pakaian yang dijualnya. "Seperti biasa saja, paling murah Rp 50.000, itu kaos-kaos. Kalau paling mahal kayak mukenah, gamis, itu paling mahal Rp 300.000," katanya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP