Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, melakukan kunjungan ke proyek strategis nasional Bali International Hospital (BIH) yang terletak di Sanur, Bali. Proyek ini dikelola oleh PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP).
Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memastikan bahwa rumah sakit tersebut siap untuk beroperasi dan akan segera diresmikan dalam waktu dekat.
Dalam kunjungan tersebut, Erick Thohir didampingi oleh Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad, beserta jajaran direksi dari InJourney, Pertamedika IHC, dan PT Hotel Internasional Sanur Indonesia.
Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo menegaskan bahwa Bali International Hospital merupakan salah satu bentuk nyata kontribusi PTPP dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.
"Kami memastikan proyek ini berjalan dengan kualitas terbaik, efisien, dan tepat waktu. BIH akan menjadi simbol kolaborasi BUMN dalam menghadirkan layanan kesehatan unggul di destinasi wisata kelas dunia," ungkap Joko dikutip di Jakarta, Kamis (24/4).
Bali International Hospital dirancang sebagai rumah sakit modern dengan konsep healing resort, yang menggabungkan layanan medis kelas dunia dengan kenyamanan lingkungan alami Bali. Saat ini, semua fasilitas utama telah siap digunakan, termasuk IGD dengan 12 ruang perawatan serta 4 ruang tindakan, layanan rawat jalan dan rawat inap dengan total 45 tempat tidur, 8 kamar bedah, 4 ruang kateterisasi, 18 ruang perawatan intensif, dan 4 ruang NICU.
Fasilitas lainnya yang juga telah beroperasi adalah layanan unggulan CONGO, yang mencakup Cardiology, Oncology, Neurology, Gastroenterohepatology, dan Orthopedics. Selain itu, terdapat layanan khusus seperti fasilitas gym rehabilitasi yang dirancang untuk pemulihan cedera, terutama bagi para atlet.
Menariknya, Bali International Hospital (BIH) menjadi rumah sakit pertama di Indonesia yang memberikan kesempatan bagi dokter diaspora, yaitu dokter berkewarganegaraan Indonesia yang berpraktik di luar negeri, untuk kembali berpraktik di tanah air.
Dalam kunjungannya, Menteri BUMN bertemu dengan salah satu dokter diaspora yang telah menghabiskan 24 tahun di Jerman dan kini kembali ke Indonesia untuk berpraktik di BIH.
Sebagai BUMN konstruksi yang berdiri sejak 1953, PTPP memiliki rekam jejak yang solid dalam pembangunan infrastruktur nasional dan terus berinovasi melalui penggunaan teknologi seperti Building Information Modeling (BIM) dan sistem ERP yang mendukung efisiensi serta akurasi proyek.
Advertisement
Sebelumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, memberikan penghargaan kepada tenaga medis yang terus berusaha meningkatkan kemampuan mereka dalam menguasai teknologi terbaru demi memberikan perawatan terbaik kepada pasien.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh AHY saat melakukan kunjungan ke Bali International Hospital (BIH) yang terletak di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Bali, pada Kamis, 23 Januari 2025. Rumah sakit yang berstandar internasional ini dirancang dengan konsep yang ramah lingkungan dan dilengkapi dengan teknologi medis mutakhir, yang diharapkan dapat memperkuat sektor kesehatan serta pariwisata nasional.
"Saya sangat mengapresiasi kerja keras dari para dokter yang berusaha untuk terus meng-upgrade kemampuannya demi menguasai teknologi medis terkini sekaligus memberikan treatment terbaik kepada pasien," ujar Menko AHY seperti dikutip dari keterangan resmi, Jumat (24/1).
Menko AHY juga menekankan keunggulan lokasi BIH yang berada di KEK Sanur, yang menawarkan lingkungan yang asri dan mendukung kenyamanan bagi pasien serta keluarganya.