Curhat Nasabah Jiwasraya: Kita ini Orang Tua, Penuh dengan Penyakit

Rabu, 15 Januari 2020 16:46 Reporter : Ahda Bayhaqi
Curhat Nasabah Jiwasraya: Kita ini Orang Tua, Penuh dengan Penyakit Ilustrasi Jiwasraya. ©2020 Liputan6.com

Merdeka.com - Salah satu korban Jiwasraya, Puspita, menyampaikan keluhan dirinya dan para korban gagal bayar polis di dewan perwakilan rakyat (DPR). Puspita mengaku telah menunggu satu setengah tahun tanpa kejelasan. Dia masih memperjuangkan dananya pada polis tersebut bisa dikembalikan ke nasabah.

Puspita, selaku staf administrasi forum korban Jiwasraya, mengatakan banyak orang tua yang menjadi korban gagal bayar polis. Hal tersebut disampaikan dalam FGD fraksi Nasdem yang menghadirkan Dirut Jiwasraya Hexana Tri Sasongko dan Stafsus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Arya Sinulingga.

"Kita menunggu dan menunggu tanpa menerima apapun juga. Kebetulan saya adalah admin Forum Korban Jiwasraya, yang anggota kita 50-60 persen itu adalah di atas 60 tahun, seperti saya," kata Puspita di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/1).

Puspita mengatakan, para korban lelah harus menunggu lama penyelesaian polis ini. Dia mengatakan, banyak korban merupakan orang tua dengan penyakit.

"Kalau disuruh menunggu lama, kita kehilangan energi, kita capek. Sudah satu setengah tahun. Member kita adalah orang yang tua, yang penuh dengan penyakit. Bukan orang-orang yang sehat. Kita ini bukan konglomerat loh. Member kita ada 300 orang, 10 persen di atas 70 tahun. Bayangin," ucapnya.

Dia berharap pemerintah memprioritaskan penyelesaian kasus Jiwasraya. Puspita tak mau memusingkan masalah hukum yang berjalan. Dia hanya minta dana tersebut bisa kembali. "Saya tidak mengerti, panja atau pansus. Bagi saya yang penting, uang member kita, yang seluruh Jiwasraya dikembalikan negara ke kita," ucapnya.

Dia pun mengungkapkan mengapa ada banyak nasabah di Jiwasraya. Sebab, banyak pihak yang menilai produk Jiwasraya aman. "Pertama, asuransi, jadi kalau ada apa-apa dengan kita langsung cair. Anak kita, keluarga kita, bisa langsung menggunakan dana ini. Jadi, lebih aman dari deposito. Itu masih naik turun perolehannya, ini tidak, ini sudah fix," ucapnya.

1 dari 1 halaman

Jiwasraya Mulai Lakukan Pendataan untuk Bayarkan Cicilan Polis

lakukan pendataan untuk bayarkan cicilan polis

Direktur Utama Jiwasraya, Hexana Tri Sasongko, mengatakan pihaknya akan melakukan pembayaran polis secara mencicil kepada nasabah. Targetnya pembayaran akan mulai dilakukan kuartal I 2020.

"Intinya bahwa penyelesaian akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan profit yang diterima. Setiap profit yang diterima akan kita pakai untuk menyelesaikan kewajiban secara bertahap," ujarnya.

Saat ini, Jiwasraya tengah melakukan pendataan nasabah. Setiap nasabah akan mendapatkan penanganan yang terbaik. "Tentu ini akan ada mekanisme, kita akan profile nasabah-nasabahnya seperti apa dan kemudian kita cari solusi yang terbaik bagaimana. Mengalokasikan secara bertahap dari profit yang masuk."

[bim]

Baca juga:
Mekanisme Pembayaran Polis Jiwasraya Lewat Bantuan Empat BUMN
BUMN Harap Dukungan Politik DPR Selesaikan Pembayaran Polis Jiwasraya
Ketua MPR: Kejaksaan Agung Tak Boleh Gentar Usut Kasus Jiwasraya
Dalami Kasus Jiwasraya, Kejaksaan Agung Periksa Enam Saksi
DPR Batal Bentuk Pansus Jiwasraya dan Asabri
PPP Sebut Jokowi Sedang Susun Langkah Ganti Rugi Nasabah Jiwasraya
Telusuri Aset Korupsi Jiwasraya, Kejaksaan Agung Libatkan OJK dan BPK

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini