Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita Darmin Soal Sulitnya Menabung Hingga Lewat Kantor Pos

Cerita Darmin Soal Sulitnya Menabung Hingga Lewat Kantor Pos Darmin Nasution. ©2018 Humas Kemenko Perekonomian

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan di zaman yang serba elektronik saat ini masyarakat begitu dimudahkan untuk dapat menabung di perbankan. Kondisi ini justru berbanding terbalik ketika dirinya masih di usia muda.

"Anak-anak kita sekarang jauh lebih beruntung karena nabung lebih mudah. Kalau saya dulu nabung paling dekat bisa di Kantor Pos," katanya dalam acara Aksi Pelajar Indonesia Menabung di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (2/5).

Darmin mengisahkan, pada masa itu perbankan sangat terbatas. Bahkan kehadirannya pun belum ada di kota-kota hingga kecamatan. Meskipun ada, letaknya hanya di daerah-daerah kabupaten saja. Sehingga, masyarakat pada masa itu, masih sulit untuk menabung.

"Zaman elektronik ini akan sangat mudah pelayanan untuk mereka yang mau nabung," kata Darmin.

Oleh karena itu, dengan zaman yang serba modern saat ini, masyarakat diminta bersyukur karena dimudahkan untuk menyimpan uangnya di perbankan. Darmin mendorong agar masyarakat mulai menabung sejak dini.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah penabung di Indonesia sendiri baru mencapai 48,9 persen. Angka ini masih jauh bila dibandingkan negara-negara lain. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen dan terus bersinergi bersama kementerian lembaga untuk senantiasa mendorong tingkat penabung di Indonesia.

"Dengan upaya bersinergi, ini kita harapkan tabungan para pelajar akan menjadi meningkat. Kita harapkan semua pelajar harus punya tabungan semua. Pelajar ini jumlah besar sekali sehingga kami dengan instansi terkait akan selalu mendorong ini. Lebih agresif seluruh Indonesia supaya masyarakat punya tabungan," kata Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP