Cerita Aneh di Balik Layanan Cuci Pakaian Para Miliarder

Senin, 9 September 2019 08:00 Reporter : Merdeka
Cerita Aneh di Balik Layanan Cuci Pakaian Para Miliarder Mesin cuci. ©blogspot.com

Merdeka.com - Pemilik layanan jasa cuci atau dry cleaning Jeeves New York, Amerika Serikat (AS) Jerry Pozniak memiliki banyak cerita menarik selama 33 tahun kiprahnya di dunia jasa cuci. Dia membantu orang-orang kaya New York untuk membersihkan isi lemari mereka.

Mulanya Pozniak memulai usahanya dengan harga USD 35 atau kurang lebih Rp500 ribu. Kemudian saat ini harga itu telah melonjak menjadi USD 200 atau Rp2,8 juta. Kliennya yang didapati tidak hanya warga biasa melainkan selebriti kaya yang menggunakan nama samaran. Sisanya adalah miliarder.

"Semua klien kami memiliki lemari pakaian dengan harga yang fantastis," jelas Pozniak, dikutip Business Insider, Minggu (8/9).

Dia mengatakan, pakaian yang dicuci di sana merupakan pakaian kelas atas. Biasanya Jerry Pozniak membersihkan noda anggur merah, makanan, darah, make up dan lain-lain. Beberapa dari klien memalsukan noda tersebut karena alasan malu.

Bertahun-tahun Jerry selalu mendapati kasus dry cleaning aneh. Keanehan-keanehan klien tersebut membuat harga jasa dry cleaning milik Jerry Pozniak melonjak.

Seperti seorang anak perempuan di Hong Kong menumpahkan minuman anggur merah ke gaun pengantin Chanel seharga USD 500 ribu setara dengan Rp7,1 miliar. Jerry mengaku proses untuk membersihkannya cukup melelahkan tetapi dia berhasil menghilangkan noda tersebut.

Lalu seorang klien di Palm Beach tidak sengaja terjatuh dan melukai dirinya sendiri dalam sebuah pesta dan membawa baju yang berlumuran darah itu ke dry cleaning Jerry.

Berbeda dengan cerita di atas, kali ini ada seorang pengantin wanita yang menolak mengambil cucian gaun pengantinnya yang sudah berlalu sejak empat bulan lalu.

Klien selanjutnya menangis histeris karena noda di ketiaknya yang tidak bisa dihilangkan dari gaun mahal berbahan sutera yang di desain oleh seorang desainer mahal.

Tak hanya itu, beberapa klien berbohong tentang sumber noda tersebut seperti klien mengaku itu adalah noda es krim cokelat sedangkan itu adalah noda lain yang tidak bisa dia sebutkan.

Reporter: Chrismonica

Sumber: Liputan6.com [azz]

Topik berita Terkait:
  1. Orang Terkaya
  2. Bisnis
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini