Cara unik serikat pekerja Panasonic peringati hari buruh

Senin, 1 Mei 2017 11:07 Reporter : Idris Rusadi Putra
Cara unik serikat pekerja Panasonic peringati hari buruh Pembukaan Porseni. ©2016 merdeka.com/mappesona

Merdeka.com - Tepat hari ini, Senin (1/5) para pekerja merayakan hari buruh internasional. Di Indonesia, buruh merayakan dengan berbagai konsep untuk menyuarakan pendapat mereka.

Misalnya, 20.000 buruh Bekasi bertolak ke Jakarta dan menuntut pemerintah menghapus PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Buruh meminta agar penentuan upah melalui perundingan.

Serikat Pekerja Panasonic Gobel (FSPPG) juga memperingati Hari Buruh, namun dengan konsep yang berbeda. Mereka mengusung berbagai kegiatan mulai dari olahraga, bazar, hingga donor darah.

Tahun ini, FSPPG menyambut May Day dengan tema 'May Day is Compliance Day', dan diisi berbagai kegiatan dari 9 April sampai 1 Mei, antara lain, Porseni FSPPG (voli, futsal, tenis meja, bulu tangkis), donor darah, pendaftaran beasiswa, mudik nyaman, lomba mancing, buruh mengaji, memasak, funbike, games anak karyawan dan lain-lain.

Presiden FSPPG Gobel, Djoko Wahyudi mengatakan, dengan mengubah kebiasaan May Day dari aksi demo menjadi kegiatan positif tidak akan menghilangkan roh kalangan buruh dalam memperjuangkan tingkat kesejahteraannya.

"Saya rasa, demo adalah salah satu pilihan kendaraan dalam menyuarakan persoalan ketenagakerjaan. Kita juga bisa menyuarakan isu ketenagakerjaan melalui kendaraan lain," ucap Djoko di Jakarta, Senin (1/5).

Dia juga menyampaikan keprihatinannya terhadap berkurangnya jumlah anggota serikat pekerja hingga 700.000 orang dalam tiga tahun terakhir ini, sekaligus mensyukuri hal tersebut tidak terjadi di Kelompok Panasonic Gobel karena FSPPG dan Manajemen selalu mengedepankan dialog sosial untuk mencari kesepakatan.

Presiden Direktur PT Panasonic Manufacturing Indonesia, Tomonobu Otsu mengatakan, pentingnya compliance (kepatuhan) dan dialog sosial antara Manajemen dengan Serikat Pekerja, sebagai dasar agar perusahaan bisa terus berkembang dan karyawan bisa makin sejahtera.

Perayaan Hari Buruh di Panasonic juga dihadiri langsung oleh Rachmat Gobel, Abdullah Gobel, serta para eksekutif perusahaan, baik dari pihak lokal maupun Jepang, yang terlibat dalam berbagai aktivitas bersama karyawan karyawati.

Presiden Direktur PT Panasonic Gobel Indonesia, Hiroyoshi Suga menyatakan bahwa pada 2016, meski pasar domestik mengalami penurunan, Panasonic bisa membukukan pertumbuhan lebih dari 15 persen dari peralatan rumah tangga, serta menargetkan pertumbuhan bisnis tiga kali lipat pada 2020. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini