Bos Kadin siap bantu pengusaha Malaysia investasi di Indonesia
Merdeka.com - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani siap memfasilitasi pengusaha Malaysia yang akan berinvestasi di Indonesia. Produk yang akan dikembangkan pengusaha tersebut cukup beragam, terdiri dari tekstil, elektronik, karet, hasil hutan, udang, kopi, batu bara, palm oil dan turunannya, serta kopra.
Rosan meyakini kedekatan sejarah, bahasa, dan budaya Indonesia-Malaysia akan menjadi modal utama bagi peningkatan kerja sama perdagangan dan investasi.
"Kadin siap memfasilitasi keinginan pengusaha Malaysia mengembangkan produk-produk ekspor Indonesia. Selama ini, Malaysia mengekspor ke Indonesia produk kimia seperti polymer ethylen, acrylic hydrocarbon, sirkuit elektronik terintegrasi, dan komponen mesin," kata Rosan dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (22/10).
Menurutnya, pemerintah sangat mendukung langkah-langkah konkret yang dilakukan pelaku usaha untuk meningkatkan kerja sama sinergis dengan para mitranya di luar negeri. Hal ini tercermin dalam penerbitan Paket Kebijakan Ekonomi I-XIII guna menciptakan iklim investasi yang kondusif dan memiliki kepastian hukum.
"Upaya peningkatan perdagangan dan investasi sudah dilakukan kedua pemerintahan melalui joint trade and investment committee (JTIC) sebagai Forum Government to Business, termasuk mengenai pembahasan perdagangan lintas batas," imbuhnya.
Dia mencatat, pada tahun 2015 Malaysia menjadi investor kedua terbesar di Indonesia setelah Singapura, dengan total nilai USD 5,9 miliar, dengan mayoritas proyek yang digarap mencakup sektor telekomunikasi, perbankan, serta minyak dan gas (migas).
Sementara itu, bagi Malaysia, Indonesia merupakan mitra dagang ketujuh terbesar dunia dan ketiga terbesar di antara negara- negara ASEAN.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), total nilai perdagangan bilateral Indonesia-Malaysia pada 2015 mencapai USD 16,15 miliar. Neraca perdagangan kedua negara pada 2015 menunjukkan angka USD 903,75 juta defisit untuk Indonesia.
Ekspor Indonesia ke Malaysia, pada periode Januari-Maret 2016 sebesar USD 1,64 miliar, turun 24,04 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada pada posisi USD 2,16 miliar.
Sementara itu, impor Indonesia dari Malaysia periode Januari-Maret 2016 tercatat USD 1,68 miliar, turun 28,84 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD 2,29 miliar.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya