BI NTT Siapkan Rp1,7 Triliun Uang Kartal untuk Kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri 2026

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (BI NTT) menyiapkan Rp1,7 triliun uang kartal untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026, bagian dari program SERAMBI.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
BI NTT Siapkan Rp1,7 Triliun Uang Kartal untuk Kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri 2026
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (BI NTT) menyiapkan Rp1,7 triliun uang kartal untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026, bagian dari program SERAMBI. (AntaraNews)

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (BI NTT) telah menyiapkan dana sebesar Rp1,7 triliun dalam bentuk uang kartal. Persiapan ini bertujuan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan transaksi masyarakat selama momen Ramadhan dan Idul Fitri 2026. Langkah strategis ini diambil guna memastikan ketersediaan uang tunai yang layak edar di wilayah NTT.

Penyediaan uang kartal ini merupakan bagian integral dari program nasional Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) Tahun 2026. Program SERAMBI 2026 dilaksanakan secara serentak di seluruh Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Indonesia. Inisiatif ini menunjukkan komitmen BI dalam menjaga kelancaran sistem pembayaran nasional.

Kepala Perwakilan BI NTT Adidoyo Prakoso menjelaskan bahwa layanan penukaran uang akan dilakukan melalui berbagai kanal. Ini termasuk layanan kas ritel, kas terpadu bersama perbankan, serta layanan tematik di berbagai pusat aktivitas masyarakat. Program ini berlangsung dari 13 Februari hingga 15 Maret 2026, dengan tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah”.

Optimalisasi Layanan Penukaran Uang melalui SERAMBI 2026

Program SERAMBI 2026 menandai tahun kelima pelaksanaannya secara nasional, menunjukkan konsistensi Bank Indonesia dalam melayani masyarakat. Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan uang rupiah layak edar secara tepat waktu dan merata. BI NTT berkomitmen penuh untuk mendukung kelancaran transaksi selama periode Ramadhan dan Idul Fitri.

Berbagai saluran penukaran uang telah disiapkan untuk memudahkan akses masyarakat, termasuk layanan kas ritel di rumah ibadah dan kas terpadu. Selain itu, layanan kas perbankan dan mitra kerja juga turut berpartisipasi dalam program ini. BI NTT bahkan menyediakan layanan tematik di kawasan pesisir dan pusat aktivitas masyarakat untuk menjangkau lebih banyak pihak.

Selain fokus pada penukaran uang, SERAMBI NTT 2026 juga menjadi titik awal untuk Road to Fesyar 2026 serta beragam inisiatif edukasi, sosial, dan digitalisasi pembayaran. Tujuannya adalah mendorong masyarakat untuk “Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah” melalui berbagai kegiatan.

Kegiatan edukasi meliputi penguatan penggunaan QRIS dan donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial. Adidoyo Prakoso mengimbau masyarakat agar memanfaatkan aplikasi PINTAR untuk reservasi penukaran uang. Masyarakat juga diajak untuk bertransaksi secara bijak dan merawat rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.

Sinergi Lintas Sektor untuk Kemandirian Keuangan Daerah

Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung kelancaran sistem pembayaran dan penggunaan rupiah yang bijak kegiatan SERAMBI 2026. Kolaborasi ini krusial untuk mendukung kelancaran sistem pembayaran dan mempromosikan penggunaan rupiah yang bijak. Sinergi yang kuat menjadi fondasi keberhasilan seluruh rangkaian kegiatan.

Serena menegaskan bahwa melalui rangkaian kegiatan ini, pemerintah kota ingin mendorong penggunaan rupiah yang bertanggung jawab. Hal ini juga bertujuan untuk memastikan masyarakat dapat bertransaksi dengan aman dan nyaman. Literasi keuangan dianggap sebagai fondasi penting bagi kemandirian daerah.

Peningkatan kesadaran masyarakat untuk mencintai rupiah menjadi salah satu fokus utama dari program ini. SERAMBI 2026 tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang kuat. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian, kebersamaan, dan toleransi di Kota Kupang.

Sinergi yang terbangun diharapkan menciptakan suasana Ramadhan dan Idul Fitri yang aman, nyaman, dan penuh toleransi. Ini menunjukkan bahwa program BI NTT tidak hanya berorientasi pada aspek moneter, namun juga pada penguatan nilai-nilai sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Mekanisme Penukaran Uang Kartal yang Mudah dan Terjangkau

Masyarakat yang ingin melakukan penukaran uang kartal di bawah program SERAMBI 2026 diwajibkan untuk mendaftar terlebih dahulu. Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui laman pintar.bi.go.id pada periode 13-22 Februari 2026, memberikan waktu yang cukup bagi masyarakat.

Setelah pendaftaran, layanan penukaran uang akan dilaksanakan pada tanggal 23 hingga 27 Februari 2026. Bank Indonesia telah menetapkan beberapa lokasi strategis untuk memfasilitasi penukaran ini. Lokasi-lokasi tersebut tersebar di beberapa masjid utama di Kota Kupang.

Lokasi penukaran meliputi Masjid Nurul Mubien Namosain, Masjid Al Muhajirin Oebufu, dan Masjid Agung Baiturrahman Perumnas. Selain itu, penukaran juga bisa dilakukan di Masjid Nurul Iman Oebobo dan Masjid Nurul Hidayah Kelapa Lima Kupang. Penentuan lokasi ini bertujuan untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Proses pendaftaran melalui aplikasi PINTAR memastikan efisiensi dan keteraturan dalam layanan penukaran. Ini juga membantu Bank Indonesia dalam mengelola ketersediaan uang kartal secara optimal. Masyarakat diimbau untuk mengikuti prosedur yang telah ditetapkan demi kelancaran proses penukaran.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi