BI Catat Modal Asing USD 200 Juta Masuk ke Indonesia Hingga 18 Januari 2022

Kamis, 20 Januari 2022 20:29 Reporter : Idris Rusadi Putra
BI Catat Modal Asing USD 200 Juta Masuk ke Indonesia Hingga 18 Januari 2022 dolar AS. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing USD 200 juta masuk ke pasar domestik selama 1-18 Januari 2022. Ini menjadi salah satu faktor yang membuat nilai tukar Rupiah terjaga.

Nilai tukar Rupiah pada 19 Januari 2022 melemah 0,77 persen secara point to point dan 0,01 persen secara rerata dibandingkan dengan level Desember 2021.

"Perkembangan nilai tukar Rupiah tersebut disebabkan oleh aliran masuk modal asing yang masih terbatas di tengah terjaganya pasokan valas domestik dan persepsi positif terhadap prospek perekonomian domestik," jelas Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Konferensi Pers RDG BI Bulan Januari 2022 Cakupan Tahunan di Jakarta, Kamis (20/1).

Selain itu, menurut dia, terjaganya kurs Garuda didukung oleh langkah-langkah stabilisasi BI dan ketahanan sektor eksternal Indonesia, di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang berlanjut.

Meski terdepresiasi, pelemahan Rupiah relatif lebih rendah dibandingkan depresiasi mata uang sejumlah negara berkembang lainnya, seperti Filipina 0,98 persen dan Rusia 2,89 persen.

2 dari 2 halaman

Fundamental RI Terjaga Baik

Ke depan, Gubernur BI Perry Warjiyo memperkirakan nilai tukar rupiah tetap terjaga didukung oleh kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang tetap baik, di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang berlanjut.

"BI akan terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sesuai dengan fundamentalnya dan bekerjanya mekanisme pasar, melalui efektivitas operasi moneter dan ketersediaan likuiditas di pasar," ujarnya.

Dengan demikian, dia menegaskan akselerasi pendalaman pasar valas terhadap rupiah dalam rangka mendukung stabilitas nilai tukar Rupiah akan terus dilakukan pada tahun 2022.

Baca juga:
Gubernur BI Prediksi The Fed Naikkan Suku Bunga 4 Kali di 2022
Bank Indonesia Naikkan GWM Perbankan Mulai 2022, Begini Rincian Tahapannya
Realisasi Pembelian SBN Sepanjang 2021 Capai Rp358,32 Triliun
BI Akui Sempat Jadi Korban Ransomware Geng Conti, Ini Langkah Mitigasi Dilakukan
Rupiah Melemah di Januari 2022, BI Catat Masih Lebih Baik Dibanding Negara Dunia
Bank Indonesia Yakini Kasus Omicron Tak Pengaruhi Pemulihan Ekonomi Tahun ini

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini