Belum Ada Proyek Strategis Nasional di Ibu Kota Baru
Merdeka.com - Ketua Tim Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), Wahyu Utomo, mengatakan sampai saat ini belum ada proyek strategis nasional (PSN) di ibu kota baru. Sejauh ini, tidak ada proposal untuk pembangunan ibu kota baru yang akan dimasukkan dalam proyek strategis nasional.
"Tentang ibu kota negara saya belum melihat adanya usulan proyek-proyek dari ibu kota negara," kata dia di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (27/12).
Namun demikian, dia menyebutkan ada beberapa proyek strategis nasional yang dapat mendukung pembangunan di ibu kota baru. Wahyu mencontohkan jalan tol Balikpapan-Samarinda yang dianggap mampu menopang ibu kota baru karena letaknya yang berdekatan.
"Tidak langsung tapi mendukung ibu kota baru karena jaraknya dekat dengan lokasi dari Paser (Penajam Paser Utara). Tapi saya tidak tahu akan masuk atau tidak di dalam proyek strategis nasional ini," ujarnya.
Tak Tutup Peluang Ada PSN di Ibu Kota Baru
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDia menambahkan bahwa pembangunan ibu kota anyar baru saja memasuki tahap perencanaan dengan menyiapkan desainnya. Jika perencanaan selesai, maka bisa akan ada proyek yang dimasukkan sebagai proyek strategis nasional.
"Nah nanti mungkin setelah itu baru dibuat rincian kira-kira apa yang akan dikembangkan di sana, infrastruktur apa yang akan dikembangkan, di daerah mana yang akan dijadikan staging bersama dan seterusnya," ujarnya.
Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 2018 ada 223 proyek dan 3 program termasuk dalam proyek strategis nasional. Angka ini adalah revisi dari Perpres 58/2017 yang mencakup 245 proyek dan 2 program.
Tahun ini sudah ada 30 proyek strategis nasional yang diselesaikan dengan total nilai investasi Rp165,3 triliun. Secara kumulatif, dari 2016 hingga Desember 2019 ada 92 proyek strategis nasional yang diselesaikan dengan investasi Rp467,4 triliun.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya