Bekraf Minta Pajak Luar Negeri Dipangkas Permudah Ekspor Produk Kreatif

Jumat, 28 Juni 2019 19:18 Reporter : Merdeka
Bekraf Minta Pajak Luar Negeri Dipangkas Permudah Ekspor Produk Kreatif Kepala BeKraf - Triawan Munaf. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf meminta bantuan Pemerintah RI untuk bisa memangkas pengenaan pajak luar negeri bagi produk kreatif yang diekspor. Pihaknya akan bantu promosi berbagai produk lokal unggulan yang sudah punya jalur distribusi ke luar negeri.

"Karena jika tidak ada jalur distribusi, sebagus apapun produknya tidak akan sampai ke market, buat apa dipromosikan. Harus dikombinasikan dengan kesiapan terhadap produsen lokal, dengan teknologi secara produk dan secara distribusi, itu yang penting," tegasnya di Beer Hall SCBD, Jakarta, Jumat (28/6).

Dia meyakini, pemerintah pasti akan bantu secara prosedur dan anggaran dalam proses ekspor ini. Tapi, dia juga meminta kesiapan produk Indonesia, baik secara branding, packing, dan distribusi untuk negara yang dituju.

Selain itu, ekspor produk ekonomi kreatif Indonesia saat ini masih punya tantangan dalam proses pengiriman. Ini karena adanya pengenaan pajak luar negeri yang dianggap memberatkan.

"Ada satu pelaku ekonomi kreatif dari Bandung, dia sangat laku di luar negeri. Melalui order lewat online, mereka mengeluh karena dikenakan pajak di luar negeri. Waktu tiba di negara itu dikenakan pajak, sehingga si pembelinya diberi tambahan beban," jelasnya.

Oleh karenanya, Triawan mengajak pemerintah untuk membuat kesepakatan dengan beberapa negara tujuan ekspor, sehingga biaya biaya pajak bisa diminimalisir. "Bayangkan kalau ada bilateral agreement antara negara kita dengan negara tersebut, sehingga bea masuk pajak bisa diturunkan. Itu PR untuk pemerintah," tukas dia.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini