Begini cara tukar kartu debit BCA lama dengan logo GPN di mesin penukar otomatis

Senin, 16 April 2018 18:46 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Begini cara tukar kartu debit BCA lama dengan logo GPN di mesin penukar otomatis ATM BCA. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) baru saja meluncurkan kartu paspor atau debit BCA dengan logo GPN (Gerbang Pembayaran Nasional). Kartu debit anyar ini diklaim memberikan keuntungan pada nasabah, salah satunya adalah pengurangan biaya administrasi bulanan Rp 1.000 tiap bulannya.

Pengguna kartu debit BCA lama bisa menukarkan kartunya dengan dua cara. Pertama dengan cara mendatangi kantor cabang BCA terdekat. Kedua dengan menggunakan mesin penukar kartu yang telah disediakan.

Merdeka.com berkesempatan untuk menjajal mesin penukar kartu debit BCA yang tersedia di Menara BCA, Jl. MH. Thamrin, Jakarta. Proses penukaran kartu dengan menggunakan mesin amat mudah dan cepat.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mendatangi mesin penukar yang ukurannya sebesar mesin atm. Setelah itu nasabah tinggal memasukkan kartu dan pin ATM, seperti ketika hendak bertransaksi di ATM.

Peluncuran Paspor BCA dengan logo GPN 2018 Merdeka.com/Wilfridus Setu Embu

Setelah pin ATM dimasukkan dan dikonfirmasi, langkah selanjutnya, nasabah harus memasukkan 8 angka yang merupakan angka tanggal/bulan/tahun lahir nasabah. Sebagai contoh, jika tanggal lahir nasabah adalah 13 Mei 1984, maka nasabah tinggal memasukkan angka: 13051984.

Berikutnya, nasabah akan diminta untuk menorehkan tanda tangan secara elektronik di layar yang yang juga telah tersedia. Setelah tanda tangan dibuat, klik tombol proses pada layar. Nasabah lalu akan diminta untuk berfoto dengan kamera yang sudah tersedia di mesin tersebut.

Langkah terakhir, nasabah kembali diminta memasukkan lagi pin ATM. Nasabah bisa menggunakan kombinasi pin ATM baru, atau tetap menggunakan kombinasi 6 angka pin yang lama.

Setelah pin dikonfirmasi, nasabah tinggal menunggu sebentar, lalu kartu baru dengan chip dan logo GPN sudah akan berada di tangan nasabah. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. Bank Central Asia
  2. Perbankan
  3. BCA
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini