Bantu Kehidupan Ekonomi Rakyat Palestina, ini Deretan Bantuan Indonesia

Kamis, 28 Februari 2019 20:54 Reporter : Dwi Aditya Putra
Bantu Kehidupan Ekonomi Rakyat Palestina, ini Deretan Bantuan Indonesia Bendera Palestina. ©Harrison Jacobs/Business Insider

Merdeka.com - Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, menyatakan bahwa upaya bantuan Indonesia melalui sektor perdagangan untuk Palestina sejauh ini sudah cukup signifikan. Ini ditandai dengan berbagai dukungan serta kebijakan yang diberikan Indonesia kepada Palestina.

Menteri Enggar mengatakan, salah satu kebijakan pemerintah untuk mendorong sektor perdagangan Palestina adalah dengan cara membebaskan tarif bea masuk produk asal negara tersebut. Dengan itu, diharapkan dapat menunjang pertumbuhan ekonomi Palestina.

"Yang namanya teman, yang namanya bersaudara tidak ada untung rugi. Saya bahkan di WTO juga menunjukkan sikap kita minta menjadi full member untuk Palestina," kata Mendag Enggar saat ditemui di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (28/2).

Menteri Enggar mengatakan, bentuk dukungan kepada Palestina bahkan langsung disampaikan oleh Kepala Negara. Presiden Jokowi menginginkan agar beberapa faktor-faktor yang menjadi penghambat ekspor Palestina ke Indonesia dapat segera ditangani.

"Kemudian Bapak Presiden (Jokowi) dan Bapak Wakil Presiden (Jusuf Kalla) memberikan perintah apa yang Palestina mau untuk meningkatkan ekonomi dan apa yang Palestina mau untuk ekspor ke Indonesia," kata Menteri Enggar.

Seperti diketahui, sebelumnya pemerintah sepakat memberikan pembebasan tarif atau 0 persen untuk dua komoditas asal Palestina. Keduanya yakni produk kurma dan minyak zaitun.

Menteri Enggar menambahkan, volume perdagangan antara Indonesia dengan Palestina saat ini masih terbilang kecil, yakni baru mencapai USD 3,5 juta. Oleh karenanya, melalui kemudahan serta dukungan Pemerintah Indonesia terhadap sektor perdagangan Palestina, ke depan dapat jauh lebih meningkat.

"Kita memberi support dan dukungan bukan hanya support berupa slogan namun berbagai dukungan dalam berbangsa dan bernegara," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri, Abdurrahman Mohammad Fachir, menambahkan selain bentuk dukungan di sektor perdagangan pemerintah juga berkomitmen membantu dari sisi kemanusiaan. Salah satunya pemerintah akan membuka pelatihan kewirausahaan bagi pengungsi perempuan di Palestina.

"Ini dalam rangka pemberdayaan perempuan dan mencapai target SDGs bagi Palestina," imbuhnya.

Di samping itu, pemerintah juga akan menyerahkan bantuan untuk masyarakat Palestina khususnya di daerah Gaza senilai USD 845.000. "Ini sekali lagi untuk menunjukkan komitmen Indonesia, memberikan dukungan kepada rakyat Palestina," pungkasnya.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini