Bank Wakaf Mikro besutan OJK salurkan dana Rp 275 juta di Purwokerto

Jumat, 6 April 2018 20:52 Reporter : Dwi Aditya Putra
Bank wakaf mikro di Purwokerto. ©2018 Merdeka.com/Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Manfaat program Bank Wakaf Mikro (BWM) yang digagas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai dirasakan masyarakat. Masyarakat dengan mudahnya bisa jadi nasabah dan meminjam dana untuk modal usaha. Melalui program ini, OJK optimis dapat memperluas akses keuangan bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah.

Salah satu BWM yang berdiri di Pondok Pesantren (Pondpes) Al Hidayah Karangsuci Purwokerto misalnya. Sejak beroprasi di bulan Oktober 2017 lalu hingga kini sudah menyalurkan dana sebanyak Rp 275 juta kepada 240 nasabah yang berada di sekitar pondok.

Pengasuh Pondpes Al Hidayah, Karangsuci Purwokerto, Agus Ahmad Arif Noeris mengungkapkan, dengan adanya BWM masyarakat sekitar Ponpes sangat terbantu. Terlebih mereka para nasabah itu kata dia mayoritas adalah para pedagang kecil.

"Masyarakat sangat antusias, responnya sangat bagus karena ini mungkin sebuah program yang ditunggu," kata Agus di Ponpes Al Hidayah Karangsuci Purwokerto, Jumat, (6/3).

Dia mengatakan, hadirnya BWM juga telah memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasabahnya. Meski tidak terlalu besar, namun setidaknya dapat memberikan pengaruh bagi mereka.

"Seperti yang di lihat nasabah yang ada di sini banyak yang tadinya kerjaannya mau tutup, dengan adanya program ini jadi buka lagi. Kemudian ekonominya meningkat, yang tadinya bayar SPP mungkin telat, jadi tidak telat," kata dia.

Dia mengakui, sebelum ada BWM, masyarakat masih banyak yang terjebak oleh rentenir. "Masyarakat mikro selama ini kan banyak tercekik rentenir dengan bank atau pun koperasi yang bunga marginnya sangat tinggi. Bahkan di pasar itu sebelum subuh, jam 05.00 pagi, mereka sudah di sana, nunggu di pasar. Jadi, toko belum buka, rentenir sudah nunggu. Sekarang tidak hanya di tiap pasar tapi sudah door to door. Sudah masuk ke kampung-kampung. Itu memang real di lapangan seperti itu yg kita hadapi," jelas dia.

Sebelumnya, Kepala Departemen Perbankan Syariah Otoritas Jaksa Keuangan (OJK), Ahmad Soekro Tratmono mengatakan BWM akan menjadi solusi akses pembiayaan buat masyarakat kecil untuk terhindar dari rentenir. BWM ini juga sekaligus berperan sebagai inkubator untuk mempersiapkan nasabah mengakses sektor lembaga keuangan formal.

"OJK akan dorong masyarakat bersama dirikan BWM untuk berantas rentenir untuk bantu masyarakat dan tentu inklusi keuangan Tanah Air juga akan semakin meningkat," tandasnya. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. OJK
  2. Inklusi Keuangan
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini